Kasus vaksin palsu untuk balita belakangan membuat geger masyarakat Tanah Air. Pelaku satu per satu telah ditangkap kepolisian. Namun, bisnis mereka telah berjalan belasan tahun.Hasil penyelidikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan beberapa nama rumah sakit dan klinik diduga terindikasi memakai vaksin palsu ini. Tercatat ada 37 rumah sakit dan klinik disebut memakai vaksin ini.Vaksin palsu ini rata-rata diperoleh mereka dari sales obat. Namun, ada juga rumah sakit dan klinik ini mendapat dari Pasar Pramuka, Jakarta Timur.Bahkan salah satu klinik di Bandung, dari keterangannya mengaku mendapat vaksin palsu dari rumah sakit besar di Jakarta.Berikut inisial daftar rumah sakit dan klinik diduga pengguna vaksin palsu yang didapatkan redaksi merdeka.com, Jumat (1/7):1. PekanbaruKlinik PV
Klinik PPMS
Apotek SF
Klinik PN
Klinik UM2. PalembangKlinik Gt
Klinik Ar
Klinik PM
Apotek Az3. Bandar LampungRS MP
RS St4. SerangRS PSH
RS BHP
RS BBH
RS BA
RS MB
RS D
RS M
RS RPS
RS Pw
Klinik DPM
RS S
Klinik HI5. DKI JakartaKlinik AUUP
Apotek/Klinik RF
Bidan MN6. Bandung
Klinik PV
RSI BS
Bidan LY
Bidan SY
Klinik TM
RB Nr7. SurabayaKlinik URIK
Klinik UPR8. Pangkal PinangApotek Gm9. BatamKlinik BMC
Apotek KF