Berdalih urus KTA sekuriti, kuli bangunan bawa kabur motor teman

Berdalih urus KTA sekuriti, kuli bangunan nekat gondol motor teman.Tak hanya uang, motor dan telepon genggam korban pun diambil dengan alasan dipinjam untuk fasilitas pengurusan biar lancar.

Bruriy Susanto
Oleh Bruriy Susanto - Reporter
Berdalih urus KTA sekuriti, kuli bangunan bawa kabur motor teman
Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Berdalih membutuhkan kendaraan untuk bekerja, seorang kuli bangunan nekat menggelapkan motor milik temannya. Tak hanya motor, Mawan (28) warga Banjar Melati Surabaya ini juga menjual telepon genggam dan meminta uang Rp 800.000 kepada temannya.

Kejadian itu dilaporkan, Sugeng Waluyo selaku korban yang baru mengenal tersangka selama satu bulan. Kepala polisi, dia menceritakan, tersangka meminta uang dengan alasan untuk kebutuhan mengurus kartu anggota sekuriti milik korban. Sugeng menuruti. Tak hanya uang, motor dan telepon genggam korban pun diambil dengan alasan dipinjam untuk fasilitas pengurusan biar lancar.

Setelah mendapat semua barang milik korban, Mawan akhirnya kabur tanpa jejak. Bahkan telepon genggam korban sudah tidak aktif saat coba dihubungi.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan, AKP Sugimin mengatakan, Mawan ditangkap saat bekerja di sebuah proyek rumah sebagai kuli bangunan, Rabu (14/6) sore.

"Kami tangkap pelaku berdasarkan ciri-ciri, kami datangi tempat dia bekerja dan kami amankan di tempat beserta barang bukti," kata Sugimin, Rabu (14/6) di Mapolsek.

Akibat perbuatannya, Mawan dijerat pasal 378 dan 372 tentang penipuan penggelapan dengan ancaman hukuman lebuh dari 3 tahun penjara.

Rekomendasi