Belasan wanita muda cantik bersama puluhan ibu demonstrasi di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan P Diponegoro, Medan, Selasa (21/4). Mereka demo pada Hari Kartini untuk menentang praktik poligami.Anehnya, para wanita cantik ini demo dengan menggunakan high heels, busana seragam; kemeja putih dan celana jins ketat. Dalam aksinya, mereka mengajak peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk menolak praktik-praktik poligami."Ini Hari Kartini. Jadi laki-laki jangan lagi poligami," kata seorang pendemo Cut Melita.Para perempuan ini membawa sejumlah poster bergambar dirinya masing-masing. Di poster itu juga tertulis sejumlah statement yang menyebut nama Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho.Pendemo menuding Gatot telah berpoligami. Mereka turut membawa poster bergambar orang nomor satu di Pemprov Sumut bersama perempuan, dan ada poster yang bertulis 'Ampun ah cintaku ditolak. Pak Gatot lebih pilih anak Bandung."Demo ini dipicu ramainya kabar Gatot telah berpoligami beberapa tahun belakangan. Ibu-ibu dan wanita muda itu menyatakan menolak tegas praktik poligami yang dinilai tidak memihak kaum perempuan."Aksi ini memperingati Hari Kartini. Karena ibu kita Kartini berjuang agar perempuan lebih terhormat, tidak menjadi pemuas nafsu," kata koordinator aksi Nana di lokasi sama.Selain itu, mereka juga meminta agar Gubernur Sumut segera menyelesaikan berbagai permasalahan yang menyangkut kehidupan kaum perempuan di Sumut. "Jangan gara-gara wanita cantik lupa dia akan tugas-tugasnya," ucap Nana.Aksi belasan wanita muda ini menarik perhatian warga. Tidak sedikit pengguna jalan yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat demo.
Belasan wanita cantik bercelana jin ketat demo tolak poligami
Mereka demo di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara.
Rekomendasi