Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang Selatan menyelidiki dugaan pelanggaran kampanye Pemilu yang dilakukan relawan pasangan calon Presiden 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Relawan Jari 98 di Tandon Ciater, pada Minggu (17/2). Dalam video yang beredar, acara tersebut diwarnai dengan kegiatan bagi-bagi uang.
"Kegiatan relawan Jokowi yang diberi nama Jari 98, memang pernah konsultasi ke saya, katanya ingin mengadakan acara ngopi, ngobrol bareng di Tandon Ciater. Ketika itu saya tanya kegiatan apa, terus dijawab, ngopi ngobrol bareng saja kata si penelpon," ucap Acep, Selasa (19/2).
Namun Acep mengaku lupa nama si penelpon yang mengatasnamakan Jari 98 itu. "Saya lupa nama yang menelepon itu," terang dia.
Saat itu, Acep memastikan, bahwa kalau kegiatan kampanye di Tandon Ciater, dilarang. Karena Tandon merupakan fasilitas milik negara yang dibangun Pemkot Tangsel.
"Saya bilang kalau mau kampanye enggak bisa di Tandon, itu fasilitas negara. Kalau di tempat lain bisa, tapi harus seizin Polres," lanjutnya.
Dia menegaskan, pimpinan Bawaslu Kota Tangsel akan berkumpul membahas dugaan pelanggaran oleh Jari 98 di Tandon Ciater.
"Sore ini kita rapat pimpinan, besok kita akan panggil penanggung jawabnya untuk mengetahui hasil klarifikasi yang bersangkutan. Nanti kalau benar ada pelanggaran tentu ada sanksi, sanksi juga mesti kita lihat dulu, jari 98 ini resmi sebagai relawan yang terdaftar atau tidak (TKD). Antara yang terdaftar atau tidak ini ada perbedaan, pasal-pasal pelanggarannya akan berbeda, dan sanksi juga juga akan berbeda kalau nanti Jari 98 ini adalah terdaftar di TKD atau tidaknya," ujar Acep.
Agus Darsa, penanggung jawab acara membenarkan kegiatan yang diselenggarakan di Tandon Ciater itu.
Namun menurut dia, acara itu hanya sebagai ajakan ke masyarakat terkait Pilpres 2019. "Ini seruan memilih atau tidak memilih saja, tidak ada unsur partai Politik, tidak ada tokoh masyarakat, tidak ada dari pemerintahan," katanya.
Menurut dia pemberian seperti yang tergambar dalam video, bukan money politics. "Itu bukan kampanye uang, cuma kita lagi nyawer saja, kan ada artisnya itu," ucap dia.