Warga lingkungan Kamara, Kelurahan Tuwung, Kabupaten Barru dikejutkan penemuan bayi perempuan di area Pekuburan Islam Kampung Kamara, Senin (5/7). Bayi ditemukan warga dalam perjalanan pulang usai dari acara pernikahan.
Kepala Kepolisian Resort Barru, AKBP Liliek Tribhawono, mengatakan bayi pertama kali ditemukan warga Sahria (55) saat melintas di area pekuburan bersama teman-temannya. Saat melintas Sahria mendengar suara tangisan bayi di bawah pohon kelapa yang berada di area pekuburan.
"Saksi saat itu penasaran dan mengecek sumber suara dan ternyata benar ada bayi yang dibuang di bawah pohon kelapa di area pekuburan," ujarnya kepada sejumlah wartawan.
Liliek memperkirakan, saat ditemukan bayi perempuan tersebut baru beberapa jam setelah dilahirkan. Bayi perempuan tersebut dalam kondisi sehat.
"Masih ada ari-arinya di perutnya. Bayi kondisi sehat dan saat itu saksi langsung membawanya ke puskesmas," tuturnya.
Liliek mengaku pihaknya masih melakukan pendalaman dan mencari orang tua kandung bayi malang itu. Diduga bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya akibat hasil hubungan gelap.
"Kita masih melakukan pendalaman dan mencari orang tua yang tegas membuang bayinya ini," ucapnya.