Banjir Karawang, aktivitas belajar mengejar diliburkan sementara

Banjir Karawang, aktivitas belajar mengejar diliburkan sementara. ruang kelasnya kebanjiran. Kalau di dalam kelas banjirnya antara 20 hingga 30 sentimeter," kata Fadli, salah seorang pelajar di SMP Negeri 1 Karang Ligar, Teluk Jambe Barat.

Bram Salam
Oleh Bram Salam - Reporter
Banjir Karawang, aktivitas belajar mengejar diliburkan sementara
Banjir Karawang. Merdeka.com/Arie Basuki

Banjir yang melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tidak hanya meredam rumah-rumah warga. Sejumlah gedung sekolah juga tergenang air cukup tinggi.Genangan air hingga ke ruang kelas membuat aktivitas belajar mengajar diliburkan. Salah satunya seperti di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Karang Ligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat. Para pelajar di sekolah itu justru sibuk mengevakuasi peralatan sekolah mulai dari buku pelajaran."Hari ini tidak bisa belajar, ruang kelasnya kebanjiran. Kalau di dalam kelas banjirnya antara 20 hingga 30 sentimeter," kata Fadli, salah seorang pelajar di sekolah itu, Senin (14/11).Sedangkan banjir yang menggenangi rumah warga terpantau di dua perumahan di Kecamatan Teluk Jambe, masing - masing Perum Karaba dan Bintang Alam serta Pemukiman di Karang Ligar.Banjir disebabkan luapan dari sungai Citarum dan Cibeet yang melintas di wilayah tersebut. Tingginya debit air di kedua sungai itu terus meningkat seiring tingginya intensitas hujan di wilayah hulu serta adanya limpasan dari Waduk Juanda Jatiluhur di Purwakarta ke sungai Citarum.

Rekomendasi