Banjir di Sigi Sulteng, Ratusan Orang Terpaksa Mengungsi

Bencana ini tidak mengakibatkan jatuhnya korban jiwa

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Banjir di Sigi Sulteng, Ratusan Orang Terpaksa Mengungsi
Banjir di Sigi. ©2022 Merdeka.com

Banjir melanda dua desa di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Kamis (17/3) pukul 19.00 WIB. Dua desa tersebut yakni Desa Uwe Nuni dan Desa Sejahtera. Banjir juga mengakibatkan akses jalan menuju Desa Uwe Nuni Palolo tertutup.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari melaporkan sebanyak 50 rumah terdampak. Selain itu, 50 KK atau 204 jiwa mengungsi akibat banjir. Dengan rincian, 26 KK atau 104 jiwa di Desa Uwe Nuni dan 25 KK atau 100 jiwa di Desa Sejahtera.

“Bencana ini tidak mengakibatkan jatuhnya korban jiwa,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (18/3).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi bersama unsur terkait dari TNI, Polri, Dinas Sosial Kabupaten Sigi, aparat desa dan relawan membantu warga terdampak banjir. Saat itu, para personel bersiaga apabila warga membutuhkan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Setelah banjir surut, BPBD membantu warga setempat untuk membersihkan material sampah yang terbawa banjir.

Menurut monitoring prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Sulawesi Tengah pada esok hari (19/3) masih berpeluang hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Khususnya di wilayah kabupaten/kota Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan.

Sebagai bentuk respons dari adanya prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah meneruskan informasi peringatan dini potensi hujan lebat kepada lintas instansi terkait dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dari ancaman bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

BNPB mengimbau warga untuk selalu waspada dan siaga terhadap potensi banjir susulan. Melihat kajian inaRISK, Kabupaten Sigi memiliki 13 kecamatan dengan potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Salah satunya yaitu Kecamatan Palolo yang terdampak banjir pada kemarin malam.

Rekomendasi