Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali ikut dalam membawa membawa api obor Asian Games 2018. Ia membawa api obor mulai dari pintu masuk utama Ragunan, Jakarta Selatan, hingga masuk ke dalam pos 10.
Api obor Asian Games 2018 atau api obor yang berasal dari New Delhi, India yang kemudian di bawa ke Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah. Untuk di wilayah Jakarta Selatan ini sendiri, api obor itu telah dibawa secara estape oleh 11 orang yang terdiri dari atlet, artis dan lainnya.
Api obor di kawasan Jakarta Selatan ini pertama dibawa oleh atlet nasional layar Kusdiana Adi yang menjadi pos 1 di kawasan Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Gereja Katolik Keluarga Kudus, sekitar pukul 13.30 Wib.
Setelah itu, api obor lanjut dibawa ke pos 2 tepatnya di depan Dirjen Holtikultura untuk diserahkan kepada Dirut SDM Agus Karianto. Lalu, Agus membawa api obor tersebut yang nanti diserahkan kepada Dokter Cindiawaty Josito yang sudah menunggu di pos 3 tepatnya di seberang Kantor Camat Pasar Minggu.
Selanjutnya, Cindiawaty membawa api obor itu ke pos 4 tepatnya di sebrang SMAN 28, untuk diserahkan kepada Samsul Anwar Harahap yang merupakan Atlet Tinju. Anwar pun langsung menyerahkan api obor itu kepada Anindya N Bakrie yang merupakan seorang pengusaha yang sudah menunggu di pos 5 tepatnya di depan SPBU Pertamina Jatipadang.
Api obor yang telah dibawa oleh Anindya itu selanjutnya diserahkan ke selebritis yakni Anjasmara Prasetya, yang sudah menunggu depan Gereja Kemah Injil yang menjadi pos ke 6. Setelah itu, Anjasmara membawa api obor itu ke pos 7 tepatnya di sebrang Bumi Perkemahan Ragunan, yang sudah ditunggu oleh Lukman Sardi.
Usai mendapatkan api obor dari Anjasmara, Lukman pun langsung membawa api obor itu ke depan PN yang menjadi pos ke 8 untuk diserahkan kepada Rosena Gelante yang merupakan atlet panahan. Rosena pun langsung menuju ke pos 9 tepatnya di BRI Corporate University, yang mana sudah ditunggu oleh Direktur BRI Sis Apik.
Api obor itu selanjutnya dibawa ke Ragunan tepatnya di depan pintu utama Ragunan yang menjadi pos 10. Di sana telah ditunggu oleh Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali dan juga Sandra Olga yang merupakan seorang publik figur.
Wali Kota Jakarta Selatan Marulloh ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie
Dari depan pintu utama masuk Ragunan lah, Marullah dan Sandra didampingi oleh 9 pembawa obor sebelumnya, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar dan beberapa pejabat tinggi lainnya untuk membawa masuk ke dalam Ragunan. Di panggung atau pos 10 itulah, Marullah langsung menaruh api abadi itu disebuah wadah yang berukuran cukup besar dari api obor yang ia bawa.
Selain untuk menyakakan api obor itu disebuah wadah, Wali Kota juga memberikan sebuah medali ke para pembawa api obor tersebut yang dimulai dari Rawa Bambu hingga Ragunan, Jakarta Selatan.
Untuk jalur yang dilalui yakni, Jalan Pertanian III, Jalan Raya Ragunan, Jalan Warung Jati Barat, Jalan RM Harsono, Jalan Paso, Jalan Margasatwa Barat, Jalan Raya Cilandak KKO, dan pos terakhir di Jalan Ampera Raya. Setelahnya, api obor Asian Games itu dibawa ke Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, pawai obor atau kirap obor ini dibawa dari Kramat Jati, Jakarta Timur yang diakhiri di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Setelah dari sana, api tersebut dibawa menggunakan mobil menuju Rawa Bambu, yang menjadi pos 1 di kawasan Jakarta Selatan.