Ada Varian Baru Covid-19, Satgas Minta Masyarakat Tak Tunda Vaksinasi
Merdeka.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito meminta masyarakat tidak menunda vaksinasi karena adanya varian baru Covid-19. Dia mengingatkan, vaksinasi Covid-19 merupakan intervensi kesehatan bagi masyarakat untuk menyelamatkan nyawa.
"Layaknya berperang, kita harus memanfaatkan senjata yang ada untuk dapat menang," katanya, Rabu (10/3).
Wiku mengatakan pemerintah berkomitmen terus melakukan penelitian terhadap kualitas vaksin Covid-19. Para peneliti lembaga pemerintahan bidang kesehatan dan para ilmuwan juga bekerja keras mengidentifikasi varian baru Covid-19 melalui whole genum sequencing atau cara melihat identitas virus.
Sementara itu, produsen vaksin Covid-19 terus menyesuaikan kondisi evolusi virus Covid-19. Misalnya memasukkan lebih dari 1 strain dalam pengadaan produk vaksin dan menambahkan suntikan penguat atau booster.
Sebelumnya, Wiku mengungkap pemerintah menemukan enam sampel varian baru Covid-19 di Indonesia. Penemuan varian baru ini berdasarkan hasil surveilans genome sequencing.
"Sudah ditemukan enam sampel dengan varian VUI202012/01 GR/501.Y.V1 B.1.1.7. pada periode pengumpulan sampel bulan Januari dan Februari 2021," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa (9/2).
Dari enam sampel tersebut, tiga di antaranya ditemukan di DKI Jakarta. Sedangkan sisanya masing-masing ditemukan di Kalimantan Selatan, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan
"3 Sampel di DKI Jakarta, 1 Kalimantan Selatan, 1 Sumatera Utara dan 1 dari Sumatera Selatan," jelasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya