8.293 Warga di Suramadu Jalani Rapid Antigen, 131 Orang Positif Covid-19

Eri menjelaskan, setelah dilakukan swab PCR muncul angka 53 orang yang positif. Sementara itu, 61 orang lainnya berstatus negatif Covid-19.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
8.293 Warga di Suramadu Jalani Rapid Antigen, 131 Orang Positif Covid-19
Puluhan santri mengikuti swab test di Ponpes Baitul Hikmah Depok. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan total warga yang dirapid antigen hingga Selasa (8/6) ini berjumlah 8.239 orang. Dari angka itu, dia merinci hasil rapid antigen yang negatif berjumlah 8.164 orang.

“Untuk hasil positifnya jumlahnya ada 131 orang. Lalu mereka kita bawa ke Hotel Asrama Haji untuk dilakukan swab PCR,” katanya, Selasa (8/6).

Eri menjelaskan, setelah dilakukan swab PCR muncul angka 53 orang yang positif. Sementara itu, 61 orang lainnya berstatus negatif Covid-19.

“Nah sisanya adalah 41 orang masih menunggu hasil. Sambil kita tunggu hasilnya kami masih terus lakukan rapid antigen di penyekatan Jembatan Suramadu sisi Surabaya” ungkapnya.

Terkait dengan hal itu, ia pun mengusulkan idenya untuk membuat satu titik lokasi penyekatan. Ide tersebut,sudah disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono. Bahkan, ide Wali Kota Eri itu pun disambut baik oleh Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron.

“Bu Gubernur sudah sepakat soal itu karena beliau juga ingin menunjukkan bahwa penanganan Covid-19 ini harus dilakukan secara bersama-sama. Jadi, di satu titik itu nanti ada dari pemkot, dari Pemkab Bangkalan dan juga TNI-Polri, sehingga nanti akan bersama-sama melakukan tes yang dari Madura ke Surabaya dilakukan tes, dan dari Surabaya ke Madura juga dilakukan tes,” tegasnya.

Bagi dia, kebersamaan inilah yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam menyelesaikan suatu masalah, yang mana dalam hal ini melonjaknya kasus Covid-19 di Bangkalan.

“Sehingga, tidak ada lagi ke depannya Surabaya tidak melakukan sesuatu atau Bangkalan tidak melakukan sesuatu, tapi kalau ini kita lakukan bersama-sama. Insyallah kita bisa melakukan yang terbaik dan bisa menangani pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.

Rekomendasi