70 Persen Warga Pangandaran Ditargetkan Sudah Divaksinasi Dosis 2 pada November

Kabupaten Pangandaran saat ini tengah melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1, lantaran capaian vaksinasi dosis pertamanya di atas 50 persen. Untuk dosis keduanya, di Pangandaran setidaknya sudah mencapai angka 40 persen.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
70 Persen Warga Pangandaran Ditargetkan Sudah Divaksinasi Dosis 2 pada November
Vaksinasi Covid-19. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Kabupaten Pangandaran saat ini tengah melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1, lantaran capaian vaksinasi dosis pertamanya di atas 50 persen. Untuk dosis keduanya, di Pangandaran setidaknya sudah mencapai angka 40 persen.

"Jadi kita sekarang targetnya yang dosis dua. Itu kan masih di kisaran 40 persen. Sekarang dosis dua kita naikkan sambil tetap mencari sasaran dosis pertama supaya capaian dosis satu dan dosis dua seimbang," kata Ketua Satgas Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Pangandaran, Suheryana, Selasa (26/10).

Suheryana mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan di bulan November 70 persen target vaksinasi sudah mendapatkan dosis kedua. "Kita harapkan, di November dosis dua sudah mencapai 70 persen," ungkapnya.

Walau begitu, menurutnya pemberian vaksin dosis kedua memerlukan jeda waktu yang tidak sebentar. Oleh karena itu menurutnya persoalan yang dihadapi pihaknya bukan susah juga mudahnya warga divaksinasi, melainkan karena butuh waktu.

Meski demikian, Suheryana menyebut bahwa di Kabupaten Pangandaran targetnya 100 persen target sasaran sudah divaksinasi di bulan Desember.

"Untuk seluruh target sasaran, kita kejar Desember selesai. Tapi kan dari target sasaran itu pasti ada yang tak bisa. Tapi kita kejar paling tidak mendekati 100 persen," sebutnya.

Di tengah pemberlakukan PPKM level 1 di Kabupaten Pangandaran, saat ini wisata sudah dibuka 75 persen, namun hotel masih dibatasi di angka 50 persen dari kapasita.

"Kegiatan lain juga sudah mulai dilonggarkan, namun kita tetap memperketat di vaksinasi. Pengetesan juga terus kita lakukan. Targetnya, dari satu yang terkonfirmasi kan 15 orang yang dites. Namun kan sekarang tidak ada kasus, akhirnya kita lakukan secara acak di tempat yang berpotensi, seperti di tempat wisata atau sekolah," tutup Suheryana.

Rekomendasi