Perayaan ibadah paskah di 60 gereja yang tersebar di Kota Tangerang Selatan, dipastikan berjalan aman dan lancar. Polisi dibantu TNI menerjunkan sekitar 500 personel untuk mengamankan perayaan keagamaan tersebut.
Wakapolres Tangsel, Kompol Stefanus Luckyto menjelaskan, ada sekitar 60 gereja yang menggelar perayaan ibadah Paskah secara langsung (offline). Dia menyebutkan, perayaan Paskah di gereja-gereja dengan memperhatikan protokol kesehatan.
"Jumlah personel yang coba kami siapkan, kurang lebih hampir 500 personel organik Polres Tangerang Selatan dan kami juga meminta BKO dari Brimob," kata Stefanus Luckyto, Jumat (2/4).
Dia menerangkan, sebelum pelaksanaan ibadah Paskah atau pada malam paskah kemarin, tim penjinak bahan peledak (Jihandak) telah menyisir sejumlah gereja.
"Tentu saja itu untuk meningkatkan keyakinan masyarakat khususnya umat kristiani, bahwa proses peribadatan paskah kami jamin aman dan kondusif," kata Luckyto.
Dia menerangkan, pada perayaan ibadah Paskah tahun 2021 ini, sedikitnya ada sekitar 60 gereja dan rumah ibadah menggelar pelaksanaan ibadah Paskah.
"Berdasarkan informasi yang kami gali dan serap. Khususnya dari pengurus gereja, terdapat kurang lebih hampir 60 gereja yang akan melaksanakan kegiatan peribadatan secara offline," jelas dia.
Sementara Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel, Abdul Rojak meminta para pemuka agama dan tokoh kristiani untuk bersama-sama mewaspadai segala aksi dan tindak terorisme. Dia juga meminta para tokoh agama kristen menjalin keeratan hubungan sesama manusia.
"Jadikan perayaan hari keagamaan ini menjadi momentum perekat bangsa, dan menjadi stimulus untuk meningkatkan kewaspadaan. Dan saya berharap perayaan keagamaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempererat hubungan sesama manusia," ucap Abdul Rojak.