27 & 28 Mei Matahari Melintas di Atas Kakbah, Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Peristiwa ini dikenal dengan nama Istiwa A'zham atau Rashdul Qiblah

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
27 & 28 Mei Matahari Melintas di Atas Kakbah, Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Halo matahari. ©2013 Commons.wikimedia.org

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammad Agus Salim, mengatakan matahari akan kembali melintas tepat di atas Ka'bah. Berdasarkan data astronomi, peristiwa itu akan terjadi pada 27 dan 28 Mei 2021.

"Peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA. Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja akan mengarah lurus ke Kakbah," jelas Agus Salim di Jakarta, Rabu (26/5).

Menurutnya, peristiwa ini dikenal dengan nama Istiwa A'zham atau Rashdul Qiblah. Yaitu, posisi matahari tepat berada di atas Ka'bah.

Dengan demikian, arah jatuhnya bayangan benda yang terkena cahaya matahari itu adalah arah kiblat. Momentum ini, lanjut Agus, dapat digunakan umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya.

Caranya, umat Islam menyesuaikan arah kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Rashdul Qiblah.

Agus menyebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan umat Islam dalam proses verifikasi arah kiblat. Pertama, pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan lot maupun bandul.

Kedua, permukaan dasar benda harus betul-betul datar dan rata.

"Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom," tandasnya.

Rekomendasi