15 Pegawai Puskesmas dan 7 siswa Pelatihan Kerja Lapangan (PKL) di Puskesmas Jombang, Tangerang Selatan, dinyatakan positif Covid-19 dari hasil rapid dan swab yang dilakukan.
Kepala Puskesmas Jombang, Mulyadi mengungkapkan, 15 pegawai kesehatan positif Covid-19 langsung dilakukan pengobatan dan isolasi sejak 3 hari lalu.
"Diketahui dari dua kali rapid sama swab. Dan mereka langsung menjalani isolasi," kata Mulyadi dikonfirmasi, Rabu (24/2).
Dia memastikan, setelah dilakukan sterilisasi berupa penyemprotan disinfektan, aktivitas layanan kesehatan bagi masyarakat di Puskesmas tersebut tetap berjalan. Hanya dilakukan terbatas.
"Kami tetap beroperasi pagi seperti biasa. Mereka yang terpapar itu adalah pegawai administrasi dan petugas pelayan kesehatan," ucap Mulyadi.
Karena terbatasnya jumlah tenaga pelayanan, operasional Puskesmas Jombang saat ini, dilakukan terbatas hanya 50 persen dari rata rata kunjungan pasien setiap harinya yang bisa mencapai 150 sampai 200 kunjungan.
"Pagi tetap beroperasi, malam untuk IGD dan Persalinan dialihkan ke Puskesmas terdekat, di Puskesmas Sawah Baru, Kampung Sawah dan Pondok Pucung," ujar dia.
Dia mengatakan sampai tiga hari beroperasi terbatas itu, pihaknya belum pernah sampai mengirim pasien dari Puskesmas Jombang ke Puskesmas terdekat dari Puskesmas Jombang.
"Selama 3 hari ini tidak ada yang kita kirim. Tetap terlayani semua. Jangan sampai orang datang terpapar. Makanya kunjungan pasien kita batasi 50 persen dari rata-rata kunjungan antara 150 sampai 200 orang per hari," kata dia.
Dia menjelaskan, petugas medis dan pegawai di Puskesmas Jombang, seluruhnya berjumlah 52 orang. Dengan 5 tenaga dokter, 10 bidan, 6 perawat, dua sopir ambulans dan office boy 4 orang. "Sisanya pegawai administrasi," tandasnya.