2 Korban kapal tenggelam di Selayar dipastikan dimangsa ikan

"Bahwa dua orang dipastikan dimangsa ikan barakuda itu berdasarkan keterangan dari korban-korban yang selamat. Katanya, tubuh dua korban tersebut terluka sehingga darahnya memancing kedatangan ikan-ikan," jelasnya.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
2 Korban kapal tenggelam di Selayar dipastikan dimangsa ikan
Ilustrasi Kapal Tenggelam. ©2015 Merdeka.com

Proses pencarian korban kapal tenggelam di perairan antara Pulau Jampea dan Pulau Lambego, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan yang terjadi Sabtu (19/11) masih terus dilanjutkan pada hari ini, Kamis (24/11). Hanya saja karena cuaca kurang normal maka tensi pencarian dikurangi dan hanya dengan pengecekan lokasi tiap 12 jam.Kapolres Selayar, AKBP Edi Suryantha Tarigan mengatakan saat ini sementara musim angin barat dengan ketinggian gelombang mencapai 2 hingga 3 meter sehingga cukup membahayakan jika proses pencarian dipaksakan. Diketahui, kapal yang berlayar dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) tujuan Kabupaten Jeneponto, Sulsel itu tenggelam karena ada kebocoran pada badan kapal karena amuk kuda ternak yang diangkut."Peralatan yang digunakan untuk mencari ini serba manual. Termasuk kapal yang digunakan menyisir laut itu adalah kapal tradisional milik nelayan. Sinyal untuk alat komunikasi juga tidak maksimal," kata Edi Suryantha saat dikonfirmasi, Kamis (24/11).Menurutnya, korban hilang yang masih dicari saat ini sisa dua orang karena dua orang lainnya dipastikan sudah meninggal karena dimangsa ikan barakuda. Namun, dia tidak merinci nama korban yang dimangsa ikan barakuda itu dan juga nama dua orang lagi yang belum ketahuan jejaknya."Bahwa dua orang dipastikan dimangsa ikan barakuda itu berdasarkan keterangan dari korban-korban yang selamat. Katanya, tubuh dua korban tersebut terluka sehingga darahnya memancing kedatangan ikan-ikan," jelasnya.Jumlah korban selamat ada enam orang. Dia ditemukan terapung dengan pelampung oleh nelayan yang melintas dengan kapalnya, Sabtu malam itu. Lalu dua lainnya lagi hilang.Adapun enam orang yang selamat itu, yang di antaranya ada Ramli (51), juragan kapal sudah keluar dari puskesmas setelah menjalani perawatan medis. Kini semuanya sudah dipulangkan ke Kabupaten Jeneponto asalnya.

Rekomendasi