Asyik sedang menggali tanah liat untuk bahan baku batu bata, Jamaludin (29) warga Dusun Candi, Desa Ringin Anom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah kaget saat cangkulnya mengenai benda menyerupai batu, Selasa (22/4).
"Saya sempat takut saat menggali benda itu. Awalnya saya mengira itu sebuah bongkahan batu biasa. Ternyata saat dicuci itu patung," kata Jamaludin.
Kemudian setelah digali, ternyata Jamaludin beserta dua temannya pemilik lahan batu bata, yaitu Yulianto dan Mat Fadilan menemukan dua buah arca yang diduga merupakan peninggalan zaman Hindu. Kedua arca itu berupa arca Andini atau lembu berukuran kecil dan fragmen arca dewa Hindu. Menurut Jamal, awalnya dia menemukan arca lembu, sementara temannya, Yulianto juga akhirnya menemukan arca lain yang berupa dewa Hindu berukuran kecil. Arca dewa yang terpotong di bagian kepala dan tangan kirinya tersebut ditemukan pada jarak sekitar setengah meter dari temuan arca nandi.
Usai dibersihkan, dua arca tersebut diletakkan di tanah lapang dekat pembuatan batu bata. Ratusan warga pun berbondong-bondong menonton temuan arca tersebut. Sebagian di antaranya juga mengabadikan temuan itu dengan kamera ponsel mereka.
Babinsa Koramil 22 Tempuran, Serka Sakimun Sihombing juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika ada temuan serupa.
"Laporan sangat penting agar tidak rusak atau musnah," jelasnya.Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB), Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Winda Dyah Puspitarini menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan kajian dan identifikasi."Identifikasi dan kajian akan kami lakukan untuk mengetahui temuan tersebut merupakan arca asli atau tidak. Kalau melihat sepintas, dua arca ini merupakan peninggalan zaman Hindu pada masa klasik. Kami masih akan mengkajinya lagi," pungkasnya.