Jubir vaksin, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sebanyak 1,2 juta vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan di Jawa dan Bali. Hal ini mengingat jumlah kasus di daerah tersebut cukup tinggi.
"Tahap awal akan datang diberikan tenaga kesehatan artinya seluruhnya komponen tenaga medis, nah ini akan fokus di Jawa-Bali dulu," katanya dalam diskusi virtual dengan tema 'Setelah Vaksin Datang', Sabtu (12/12).
"Karena memang mengingat kasus untuk Covid-19 cukup tinggi, di Jawa dan Bali," ungkapnya.
Nadia yang juga Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Ditjen P2P, menjelaskan, Kemenkes juga sudah menyiapkan secara teknis terkait pelaksanaan secara paralel. Pasalnya dibutuhkan 2-3 minggu untuk dapat dilakukan vaksinasi setelah mendapatkan persetujuan BPOM.
Dia juga menerangkan, Kemenkes juga sudah melakukan pemetaan daerah-daerah yang diprioritaskan melakukan vaksinasi.
"Paling kita butuh 2-3 minggu untuk, betul pelaksanaan. Vaksin masih ada di Bio Farma nantinya didistribusi ke kabupaten, kota bahkan ke fasilitas pelayanan kesehatan," tutupnya.