1.126 Jiwa Mengungsi, 40 Meninggal dan 26 Rumah Rusak Berat Akibat Longsor Sumedang

Adapun korban luka ringan tercatat sebanyak 22 orang. Jumlah orang yang terdampak longsor 1.126 jiwa atau 314 kepala keluarga (KK).

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
1.126 Jiwa Mengungsi, 40 Meninggal dan 26 Rumah Rusak Berat Akibat Longsor Sumedang
Longsor Cimanggung Sumedang. ©2021 lipuatn6/editorial Merdeka.com

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Dani Ramdani mengatakan sebanyak 40 orang meninggal dunia akibat longsor di Sumedang. Sementara itu, 3 orang mengalami luka berat.

"Korban meninggal 40 orang, semua sudah ditemukan," katanya dalam laporan virtual melalui YouTube BNPB Indonesia, Rabu (3/2).

Adapun korban luka ringan tercatat sebanyak 22 orang. Jumlah orang yang terdampak longsor 1.126 jiwa atau 314 kepala keluarga (KK).

1.126 Jiwa terdampak ini mengungsi di tiga titik. Yakni, Lapangan Burung 513 jiwa atau 137 KK, SD Fatimah Az Zahra 148 jiwa atau 41 KK dan rumah warga Bojongkondang dan SDN Cipareuag 465 jiwa atau 136 KK.

Selain data korban, Dani juga menjelaskan kerugian material akibat longsor tersebut. Dia menyebut, 26 rumah mengalami rusak berat, 3 rusak sedang dan 103 rumah terancam akibat longsor.

"1 Unit masjid rusak sedang," sambungnya.

Sebagai informasi, bencana longsor menimpa Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (9/1). Longsor terjadi dua kali, pertama pukul 16.00 WIB dan longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB.

Rekomendasi