Data BUMN: Penyaluran Kredit Bank Himbara Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Terjadi fluktuasi yang sejalan antara tingkat kredit atau loans di Himbara dengan pertumbuhan ekonomi. Sebut saja, pada 2017, kredit Himbara tumbuh 11,5 persen, sementara ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5 persen.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Data BUMN: Penyaluran Kredit Bank Himbara Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi
Bank BNI. merdeka.com/Arie Basuki

Kementerian BUMN membeberkan peran penting penyaluran kredit yang dilakukan perbankan BUMN atu Himpunan Bank Negara (Himbara). Salah satunya, kredit bank Himbara mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kita coba menghubungkan antara pertumbuhan kredit Himbara dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Himbara berperan sangat signifikan dalam kontribusinya untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional secara keseluruhan," ujar Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN, Muhammad Khoerur Roziqin dalam Media Briefing di Kementerian BUMN dikutip Jumat (16/12).

Menurut dia, terjadi fluktuasi yang sejalan antara tingkat kredit atau loans di Himbara dengan pertumbuhan ekonomi. Sebut saja, pada 2017, kredit Himbara tumbuh 11,5 persen, sementara ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5 persen.

Sama halnya ketika kredit Himbara tumbuh 14 persen yang membuat pertumbuhan ekonomi tercatat 5,17 persen di 2018. Tahum selanjutnya pun mencatatkan hal yang sama ketika kredit Himbara naik 8,26 persen, ekonomi Indonesia tumvuh 5,02 persen.

"Ketika Himbara kredit tumbuhnya sedikit, pada 2020 hanya 1,06 persen, maka perekonomian nasional itu tumbuh negatif. Kemudian Himbara bangkit lagi pertumbuhannya ke 7 persen, maka ekonomi nasional di 2021 itu tumbuh 3,69 persen," bebernya.

Bukti lainnya tercatat pada kuartal III-2022, di mana ekonomi Indonesia tumbuh 5,72 persen. Roziqin mengatakan ini sejalan dengan pertumbuhan kredit Himbara sebesar 9,48 persen.

"Dengan data historis ini maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa pertumbuhan loans (kredit) Himbara memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi pertumbuhan perekonomian secara nasional," kata dia.

Himbara Setor Rp64 Triliun ke Kas Negara

Kontribusi Himpunan Bank Negara (Himbara) tercatat sebesar Rp64 triliun pada Kuartal III-2022. Setoran ini terdiri dari pajak dan dividen dari bank pelat merah tersebut.

Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN, Muhammad Khoerur Roziqin mengatakan, perolehan ini menunjukkan peningkatan sekitar 19,3 persen dari periode yang sama di tahun lalu dengan catatan Rp53,6 triliun setoran ke negara.

Pada sisi dividen, Himbara menyetor setidaknya Rp24,6 triliun per kuartal III tahun ini. Nilai ini setara 61,8 persen dari total dividen yang disetor BUMN pada tahun Anggaran 2022. Mengacu keseluruhan, nilainya adalah Rp39,7 triliun.

"Kontribusi Himbara sendiri 61,8 persen terhadap keseluruhan (dividen) yang dibayarkan kepada negara sebesar Rp39,7 triliun," ujarnya dalam Mesia Briefing di Kementerian BUMN, Kamis (15/12).

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi