Tekan kejahatan dunia maya, Polda Metro efektifkan patroli cyber
Merdeka.com - Polisi dituntut untuk bekerja keras dengan maraknya kejahatan melalui dunia maya atau cyber crime. Seperti kasus perdagangan manusia, kekerasan terhadap anak, prostitusi dan lain sebagainya.
Menanggapi hal tersebut, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kombes Pol Fadil Imran menjelaskan, meningkatnya kejahatan bukan tanpa sebab. Salah satu faktor utamanya adalah masalah ekonomi.
"Eksploitasi kata kunci itu untuk ekonomi, kenapa masuk dunia maya itu seperti kita tahu anonim sangat tinggi. Untuk itu ini menjadi prioritas utama saya pertama kali saya menjabat menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus," ujar Fadil saat diskusi bertajuk 'Save Children on the Internet', Jakarta, Jumat (3/6).
Oleh karena itu, lanjut Fadil, pihaknya akan mengambil langkah-langkah hukum dan juga pengarahan terhadap anak-anak. Selain itu, pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli cyber.
"Kita akan terus patroli cyber demi menekan angka kejahatan yang melibatkan anak di dunia maya, kita akan melakukan kerjasama bersama pihak-pihak terkait sepeti telkom dan Menkominfo," jelasnya.
Menurut Fadil, patroli cyber dilakukan guna mencegah kejahatan di dunia maya yang melibatkan anak-anak di bawah umur.
"Anomali di dunia maya itu lebih tinggi, tidak jarang melibatkan anak-anak. Seperti contoh ada sebuah kasus yang melibatkan seorang anak berinsial SFR (16) foto fulgarnya di upload di media sosial, dan pelaku ini AWP (17)," tuturnya.
Fadil menambahkan, saat ini tak sedikit pelaku kejahatan menyalahgunakan kemajuan tehknologi sosial media (sosmed). Jika kejahatan cyber tidak segera di tindak, maka akan terus semakin meningkat terutama yang melibatkan anak. (mdk/sho)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya