Sumarsono klaim tugasnya sebagai Plt Gubernur DKI 90 persen selesai

Sumarsono mengklaim lima tugas pokoknya sebagai Plt Gubernur DKI diklaim berhasil dijalankan. Dia hanya menyesalkan tidak bisa menjaga ibu kota hingga hari H pelaksanaan Pilkada. Namun dia tenang meninggalkan Jakarta dalam kondisi aman.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Sumarsono klaim tugasnya sebagai Plt Gubernur DKI 90 persen selesai
Soni Sumarsono. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menyebut tugas pokoknya sebagai Plt Gubernur sudah terpenuhi. Meski begitu dia menyesal karena tidak bisa menjaga Ibu Kota sampai hari H pencoblosan Pilgub DKI.

"Lima tugas pokok saya sudah sempurna 90 persen yang kurang 10 persen adalah hari H pilkada. Saya berakhir (masa jabatan) tanggal 11 Februari sehingga tidak mengantarkan di ujung pada saat hari H Pilkada," kata Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (9/2).

Lima tugas pokoknya yang diklaim berhasil dijalankan adalah, pertama, memastikan seluruh pemerintahan DKI Jakarta berjalan baik. Kedua, ketentraman dan ketertiban umum terjaga.

"Ketika persoalan aksi-aksi muncul toh semua terkendali dan tidak ada persoalan keamanan dan kerawanan yang sangat signifikan mengenai Jakarta," terang Sumarsono.

Tugas ketiga, persiapan pelaksanaan Pilkada DKI sudah 95 persen. Keempat, APBD diselesaikan sebelum 2017. Kelima, melaksanakan organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai PP 18 tahun 2016. "Amanah sudah saya laksanakan," tegasnya.

Dia tetap senang karena bisa mengakhiri dan meninggalkan Jakarta dalam kondisi kondusif. Pria yang juga menjabat sebagai Dirjen Otda Kemendagri ini merasa tenang karena sudah terlibat langsung dalam mempersiapkan calon pemimpin Jakarta.

"Seluruh tugas sudah saya laksanakan dengan baik termasuk persiapan Pilkada," tutup Sumarsono.

Rekomendasi