Soekarno pengagum lukisan Henk Ngantung

Soekarno menjadi fans lukisan Henk. Karena lukisannya pula Henk diangkat menjadi Gubernur Jakarta.

Laurel Benny Saron Silalahi
Soekarno pengagum lukisan Henk Ngantung
Janda Henk Angtung. ©2012 Merdeka.com/beny

Presiden Soekarno sangat dekat dengan Henk Ngantung. Soekarno pula yang menunjuk Hendrik Hermanus Joel Ngantung menjadi gubernur DKI Jakarta tahun 1964. Sebagai pecinta benda-benda seni, Soekarno pun mengagumi lukisan-lukisan Henk Ngantung."Dulu Bung Karno sering main ke rumah bapak. Waktu masih di Tanah Abang, ngobrol soal lukisan dan soal kesenian," kata Evie Ngantung, istri Henk, saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (8/8).Henk Ngantung bukan berasal dari kalangan birokrasi. Dia juga bukan akademisi. Pendidikan Henk tidak tinggi. Dia menghabiskan waktunya untuk belajar melukis. Sejak muda Henk sudah menjadi pelukis terkenal. Dia mengabadikan berbagai peristiwa penting di negeri ini lewat sketsanya.

Karena itu pula Soekarno kemudian mengangkat Henk menjadi wakil gubernur DKI Jakarta tahun 1960-1964. Kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta tahun 1964. Soekarno ingin menjadikan Jakarta kota yang berbudaya.Evie bercerita Soekarno pernah datang saat Henk sedang membuat sketsa lukisan. Begitu melihat sketsa itu, Soekarno langsung meminta lukisan tersebut. Henk menolak karena belum selesai dan bingung membuat konsepnya. Akhirnya Soekarno memegang busur dan berpose hendak memanah."Sudah gambar seperti ini saja," kata Evie menirukan Soekarno. Henk setuju dengan usulan Soekarno tersebut. Dia pun menyelesaikan lukisan itu dan menyerahkannya pada Soekarno. Kini pengusaha Ciputra berniat membeli copy lukisan bersejarah itu."Yang asli kan ada pada Bung Karno. Tidak tahu bagaimana selanjutnya nasib lukisan itu," kata Evie.Henk membuat berbagai sketsa yang digunakan hingga kini. Logo Jaya Raya yang menjadi lambang Pemprov DKI adalah hasil sketsanya, selain itu patung selamat datang di Bundaran Hotel Indonesia, bahkan lambang Kostrad TNI AD.Tapi tahun 1965 tiba-tiba, Henk dicopot dari jabatannya. Dia dituduh sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Padahal tidak pernah ada pengadilan atau pembuktian apa pun. Evie menduga Henk dicap demikian karena dekat dengan Presiden Soekarno. Dibuatlah isu kalau Henk ikut PKI."Tak pernah terbukti kalau Bapak PKI," jelas Evie.

Rekomendasi