Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hari ini meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Baung, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. RPTRA ini dibangun dari dana CSR milik PT Nestle seluas 1.800 meter persegi di zona perumahan.Dalam sambutannya, Ahok mengungkapkan, sudah ada RPTRA diresmikan di 184 lokasi. Jumlah ini akan terus bertambah mengingat beberapa lokasi masih dalam proses pembangunan."Pembangunan oleh CSR dan 100 lokasi melalui APBD Tahun 2017, sejalan dengan program pemerintah dalam rangka mengkampanyekan program Keluarga Berencana, maka di setiap RPTRA ditetapkan sebagai Kampung KB," kata Ahok, di lokasi, Kamis (23/2).Dari 184 lokasi RPTRA itu, tercatat 123 melalui APBD, 1 kewajiban pengembang dan 60 dari dana CSR. Sementara sebarannya ada 29 lokasi di Jakarta Pusat, 42 lokasi di Jakarta Utara, 36 lokasi di Jakarta Barat , 37 lokasi di Jakarta Selatan, 38 lokasi di Jakarta Timur dan 2 lokasi di Kepulauan Seribu.Ahok sempat mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menghadiri peresmian seluruh lokasi RPTRA. Dia hanya akan memprioritaskan menghadiri RPTRA yang dibangun dengan dana CSR."Kalau dihadiri semua lokasi kebanyakan, bisa enggak kerja saya. Kalau yang dibangun pakai dana APBD enggak usah dihadiri," ucap Ahok.Sementara itu, Mudas sebagai ketua ikatan warga Betawi Kebagusan mengucapkan rasa terima kasihnya atas pembangunan RPTRA Baung tersebut. "Saya lebih senang warga kita juga ikut dipekerjakan," kata Mudas.Mudas juga berpesan kepada warga untuk menjaga dan merawat RPTRA tersebut. "Biasanya bikinnya mau, mengelolanya kaga. Tolong perhatikan dari segi penerangan, jangan sampe penerangan minim dipake jadi buat bikin anak, padahal ini ruang terpadu ramah anak," tandasnya.
Resmikan RPTRA Baung, Ahok ingin Jakarta punya Kampung KB
"Tolong perhatikan dari segi penerangan, jangan sampe penerangan minim dipake jadi buat bikin anak, padahal ini ruang terpadu ramah anak," tandas Mudas.