Kontrak Kerja Fase II MRT Dimulai, Proyek HI-Harmoni Berbiaya Rp4,5 T
Merdeka.com - Megaproyek MRT Jakarta Fase II paket pertama dari Bundaran HI hingga Harmoni (CP201) diteken hari ini, Senin (17/2). Pemenang lelang adalah konsorsium perusahaan patungan Shimitsu Kobayashi dan PT Adhi Karya (Persero).
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar menyebutkan, nilai kontrak Rp4,5 triliun untuk untuk kebutuhan konstruksi terowongan sepanjang 2,8 Km dari Bundaran HI hingga Harmoni.
"Rp4,5 triliun dan target selesai pada 2024," kata William di Stasiun MRT Bundaran HI, Senin (17/2).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, seluruh fase 2 MRT ini akan 100 persen terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti Transjakarta.
"Setelah lalui proses cukup rumit, fase 2A memiliki tantangan yang tidak sederhana, karena itu kawasan strategis, Alhamdulillah hari ini tuntas, InsyaAllah tuntas di akhir 2024, ini semua bagian dari membangun transportasi umum yang terintegrasi. Jadi fase dua semua stasiun didesain terintegrasi dengan moda transportasi lainnya," jelasnya.
Anies juga mengingatkan MRT agar semua pengerjaan sesuai jadwal, anggaran dan kualitas terbaik.
"Saya sampaikan agar on schedule, on quality dan on budget," tandasnya.
Pada paket ini akan ada dua stasiun bawah tanah yang dibangun yakni Stasiun Thamrin dan Monas. Nantinya secara keseluruhan, terdapat 10 stasiun di lintasan MRT Fase II, mulai dari Stasiun Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Mangga Dua, dan Ancol yang juga akan dibangun depo.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya