Ketua DPRD DKI Pertanyakan Kampung Susun Bayam Bukan untuk Korban Pembangunan JIS
Merdeka.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mempertanyakan mengenai realisasi dari pembangunan Kampung Susun atau Rumah Susun Bayam di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.
Dia menyebut konsep Kampung Susun diperuntukkan bagi warga yang terdampak proyek pembangunan JIS.
"Kalau ujung-ujungnya Kampung Susun Bayam untuk para pekerja pendukung JIS buat apa dilakukan CAP. Itu namanya menipu. Membohongi publik. Bilang saja dari awal warga Kampung Bayam digusur. Ganti juga istilah Kampung Susun Bayam," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/1).
Community Action Plan (CAP) merupakan program pembangunan kampung di Jakarta oleh Pemprov DKI Jakarta. Yaitu penataan sebuah kampung dengan menggunakan konsultan dan melibatkan warga setempat.
Prasetio meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat memberikan tempat tinggal yang layak untuk warga Kampung Bayam yang tergusur.
"Mereka tidak boleh dibiarkan hidup susah dengan rumah kumuh di pinggir rel. Seringkali program Pemprov sekarang cuma bagus di kata-kata. Tapi kenyataannya buruk," jelasnya.
Sebelumnya, Manajer Proyek PT Jakarta Propertindo (JakPro) Arry Wibowo menyatakan Kampung Susun Bayam rencananya ditempati oleh pekerja pendukung operasional Jakarta International Stadium (JIS).
"Terkait hunian nanti yang akan dibangun di lahan eks Kampung Bayam itu memang judulnya ini kita tidak memisahkan ini JIS, ini untuk hunian pekerja pendukung operasional yang memenuhi proses seleksi yang dilakukan JIS dan Pemprov DKI Jakarta" kata Arry, Jumat (14/1) dikutip Antara.
Lanjut dia, nantinya akan dilakukan proses seleksi pekerja JIS yang dilakukan oleh Pemprov DKI. Arry tidak menyebut berapa jumlah pekerja yang direkrut untuk operasional JIS.
"Karena memang ini stadion gede banget, perlu fasilitas pekerja agar mereka bisa berkolaborasi merawat, mulai dari petugas cleaning service dan tenaga kerja, sekuriti dan lain-lain, harapannya bisa ditampung di situ," ucpanya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan penataan kampung bayam yang dulu berlokasi di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara sudah mulai dilakukan sejak Desember 2021.
"Penataan Kampung Bayam itu sudah mulai Desember 2021 - Maret 2022. Yang ditugasi oleh Pemprov adalah BUMD Jakpro, sementara yang ingin dibangun 135 unit," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (4/1) malam.
Dia menyatakan nantinya kawasan JIS tersebut akan dilakukan penataan sebaik mungkin. Sebab JIS akan menjadi salah satu ikon baru di Jakarta.
Reporter: Ika Defianti/Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya