Kasus kulit kabel, polisi pelajari anggaran pemeliharaan air Rp 49 M

Kasus ini sempat heboh karena kulit kabel sempat dituding Ahok sebagai sabotase.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Kasus kulit kabel, polisi pelajari anggaran pemeliharaan air Rp 49 M
Gulungan kabel di saluran air. ©2016 merdeka.com/etika

Kasus pencurian kulit kabel yang dibuang di gorong-gorong sepanjang Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hingga kini masih diselidiki kepolisian. Terkait kasus ini, polisi akan menyelidiki anggaran pemeliharaan air di Sudin Jakarta Pusat mencapai Rp 49 miliar.Kasubdit Tindak Pidana Korupsi Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Ferdy Iriawan mengungkapkan, pihaknya sudah mengantongi data penggunaan anggaran pemeliharaan air dan kini sedang mempelajarinya."Kami sudah mengantongi data tersebut. Sekarang kami pelajari dulu sambil menunggu P-21 kasus pencuriannya," kata Ferdi ketika dikonfirmasi, Selasa (12/4).Ferdi menjelaskan, data tersebut didapatinya dari Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat. Saat ini data yang sudah dipegang pihaknya adalah data anggaran pemeliharaan saluran air mulai tahun 2010 sampai tahun 2016. "Selain itu data pendamping untuk mengeceknya adalah data penggunaan anggaran mulai tahun 2010 sampai 2016 pula. Semuanya akan kami pelajari akan dugaan kasus pencurian tersebut," ujarnya."Nanti akan kita cek. Misalnya di tahun 2012 marak pencurian kabel, ya sudah akan kita pelajari penggunaan anggaran di tahun itu," tambahnya.

Rekomendasi