Lebih dari setahun, aparat kepolisian belum juga mengungkap kasus kematian Akseyna Ahad Dori, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Jurusan Biologi, UI. Padahal, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi maupun olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).Akseyna ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di danau Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat. Jenazahnya ditemukan salah satu mahasiswa UI bernama Roni.Sejak seminggu menjabat, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan berjanji untuk mengungkap kasus tersebut. Dia meminta waktu kepada publik agar bisa menemukan pembunuh Akseyna sebenarnya."Saya minta waktu, karenakan ritme pekerjaan luar biasa. Jadi kami minta waktu untuk kita gelar, mempelajari kembali kasus terungkap atas data," ujar Kapolda saat melakukan bakti sosial di Rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur, Jumat (30/9).Saat ini, lanjut Iriawan, kinerja Polda Metro terbelah. Apalagi, aparat kini tengah fokus melakukan pengamanan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta hingga penetapan calon terpilih."Jadi mohon waktu ya, karena banyak yang harus kami jaga di Jakarta ini. Belum sebentar lagi memasuk fase kampanye, persiapan pencalonan Pilkada," ujarnya.Meskipun demikian, lanjutnya, dirinya memastikan kasus Aksyna tetap dilanjutkan. "Pasti lah (tetap dilanjutkan)," tegasnya.
Jadi Kapolda Metro, Irjen Iriawan janji ungkap kematian Akseyna
Jadi Kapolda Metro, Irjen Iriawan janji ungkap kematian Akseyna. Lebih dari setahun, aparat kepolisian belum juga mengungkap kasus kematian Akseyna Ahad Dori, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Jurusan Biologi, UI. Padahal, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi maupun olah TKP.