Dikritik ngantor naik mobil dinas, Ahok ngeles diizinkan Jokowi

Ahok beralasan terpaksa membawa mobil Jumat lalu karena harus bertemu dengan DPRD untuk membahas RAPBD yang tertunda.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Dikritik ngantor naik mobil dinas, Ahok ngeles diizinkan Jokowi
Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat sorotan karena tidak mematuhi Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 150 tahun 2013 terkait pelarangan memakai kendaraan pribadi pada hari Jumat di minggu pertama setiap bulannya. Ahok masih menggunakan mobil pribadi pada Jumat lalu.Namun, dia beralasan pemakaian kendaraan pribadi tersebut atas persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, Ahok juga mengungkapkan alasannya memakai kendaraan pribadi yaitu untuk melakukan lobi-lobi ke beberapa fraksi di DPRD agar menyetujui RAPBN 2014."Itu alasan kenapa kemari ak masuk pagi. Karena ada lobi-lobi beberapa fraksi. Makanya pak gubernur setuju saya naik mobil," ujar dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (06/01).Setelah lobi-lobi tersebut, Ahok mengatakan DPRD akan segera menyetujui dan mengetok RAPBD 2014. Bahkan, Ahok optimis RAPBD akan disetujui minggu ini. "Saya kira minggu ini bisa oke. Fraksi-fraksi sudah oke," kata dia.Seperti diketahui, pada Jumat lalu, Ahok masih menggunakan mobil pribadi saat hendak ke kantornya di Balai Kota, Jakarta Pusat. Padahal, Ingub nomor 150 tahun 2013 telah diberlakukan untuk seluruh PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Rekomendasi