Di persidangan, Ahok tegaskan tak pernah tahu & setujui anggaran UPS

"Sampe saya tulis tuh, 'ini pemahaman nenek lu kasih tau tuh sama anggota dewan' Saking emosinya," kata Ahok.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Di persidangan, Ahok tegaskan tak pernah tahu & setujui anggaran UPS
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. ©2016 merdeka.com/istimewa

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok memberi kesaksian dalam sidang dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) dengan terdakwa Alex Usman. Di awal persidangan, dia menegaskan pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak pernah tahu bagaimana bisa anggaran itu masuk di APBD-P 2014."Saya baru tahu kasus ini setelah ribut-ribut APBD 2015 dan saya tidak tahu kapan masuk anggaran tersebut," kata Ahok saat bersaksi untuk terdakwa Alex Usman di ruang sidang Tipikor, Kemayoran, Jakarta,Kamis (4/2)."Enggak mungkin itu ada anggaran UPS dan semua merasa tidak tahu anggaran itu," tambahnya.Ahok juga menjelaskan bahwa dirinya sempat emosi saat diperiksa di Bareskrim, Mabes Polri saat itu. Dia emosi lantaran anggaran UPS tersebut tidak ada di APBD."Sampe saya tulis tuh, 'ini pemahaman nenek lu kasih tau tuh sama anggota dewan. Saking emosinya Karena kesel gak ada tuh anggaran UPS," ucapnya dengan nada rada keras.Ahok menegaskan berkali-kali bahwa anggaran UPS tidak ada dalam APBD. "Jadi saya tidak tahu kapan munculnya. Tapi setelah periksa ulang APBD 2014, tidak ada menyebutkan barang-barang UPS. Kalau mau beli genset daripada beli UPS," tambahnya. Tidak hanya itu Ahok menegaskan dalam penyusunan anggaran, kepala daerah menunjuk Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)."Yang bekerja sama dengan dewan untuk menentukan anggaran berdasarkan KUA-PPAS. Jadi tidak boleh anggaran keluar dari KUA-PPAS. Kalau mereka keluar dari sini, saya kira itu penyimpangan," pungkasnya.

Rekomendasi