Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan direncanakan akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 pekan ini. Sebagai penyintas Covid, Anies terlebih dahulu melakukan tes titer antibodi sebagai pertimbangan layak tidaknya mendapat vaksin dalam waktu dekat.
"Saya pertama kali menjelang donor untuk konvalesen pada saat itu dites titer scorenya 320, kemudian minimal untuk donor itu 80. Tiga hari lalu saya dites lagi angkanya 203, jadi insya allah saya akan vaksinasi," ucap Anies, di Balai Kota, Senin (5/4).
Selain Anies, rekan kerjanya di Pemprov DKI, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria juga belum mendapat vaksin Covid-19.
Pada kesempatan sebelumnya Riza mengaku ingin memberikan kesempatan kepada warga yang lebih membutuhkan. Riza terhitung sudah tiga bulan dinyatakan sembuh dari Covid-19.
"Kalau yang sudah kena Covid-19 seperti saya, Pak Gubernur, bukan tidak boleh (vaksin), tentu yang bijak kami memberi kesempatan yang membutuhkan lebih dulu," kata Riza.
Anies dan Riza Patria sempat terpapar Covid-19 pada akhir November 2020. Riza lebih dulu mengumumkan tersebut dan dua hari berselang Anies mengumumkan dirinya positif terinfeksi virus Covid-19.
Kementerian Kesehatan RI mengizinkan penyintas COVID-19 dan kelompok komorbid untuk divaksin.
Hal ini ditegaskan dengan terbitnya Surat Edaran No. HK.02.02/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas COVID-19, serta Sasaran Tunda.
Surat edaran di atas ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu tertanggal 11 Februari 2021. Pelaksanaan pemberian vaksinasi harus mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
"Penyintas COVID-19 dapat divaksinasi jika sudah lebih dari 3 bulan," demikian bunyi surat edaran resmi yang baru diterima pada Jumat, 12 Februari 2021 malam.