Ahok tak mau pakai APBD 2015 bila 'dana siluman' tetap dimasukkan
Merdeka.com - Kemendagri sudah menerbitkan surat keputusan pengesahan APBD DKI 2015 dengan beberapa catatan penting. Padahal sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, sempat mengancam akan menggunakan APBD DKI Jakarta 2014 bila anggaran tahun ini tak kunjung disetujui.
Ahok, sapaan Basuki, menyambut baik langsung Kemendagri. Dia pun siap menggunakan anggaran itu dengan catatan dan siluman Rp 12, 1 triliun tidak dimasukkan atau dicoret.
"Oh iya dong kami menawarkan (menggunakan RAPBD DKI Jakarta 2015) kepada DPRD. Mau gak Anda terbitkan Perda. Tapi kalau mereka ngotot mau, asalkan Rp 12,1 triliun nya dimasukin ya kami tolak," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/3).
Ahok menegaskan, sikap tidak kompromi dengan dewan sudah jelas. Apalagi untuk anggaran-anggaran yang programnya tidak jelas sehingga membuat kemunduran pembangunan.
"Ya udah jelas kok, sistem manajemen sekolah ngaco, tiap sekolah beli fitnes center Rp 3 miliar ngaco, UPS ngaco, beli scanner ngaco. Ngaco semua. Kalau ngelihat ngaco-ngaconya itu ya mundur 2012-2013," terang mantan Bupati Belitung Timur ini.
Mantan politisi Gerindra dan Golkar ini kembali menjelaskan, dugaan indikasi adanya kecurangan sudah ada sejak Joko Widodo masih menjadi gubernur DKI Jakarta. Namun, saat itu belum ada bukti dan backing.
"Dulu kami enggak punya bukti. Dulu kami mau pasang youtube kan ribut antara SKPD dengan komisi-komisi. Makanya saya tungguin, tungguin Pak Jokowi nyeberang ke Istana dulu lah. Saya orangnya sabar kok," tutupnya sambil tertawa.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya