Ahok makin berang ke PLN: Jangan perlakukan kami seperti swasta

Ahok sebenarnya tak mau perpanjang masalah ini. Tapi dia tak terima karena ulah PLN, masyarakat menuding dia yang salah.

Dharmawan Sutanto
Oleh Dharmawan Sutanto - Reporter
Ahok makin berang ke PLN: Jangan perlakukan kami seperti swasta
Ilustrasi PLN. ©2014 Merdeka.com

Kekesalan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) rupanya belum usai. Dia masih tak terima alasan PLN mematikan listrik hingga membuat pompa tak menyala padahal curah hujan di Jakarta lagi tinggi.Apalagi, katanya, listrik yang dimatikan tidak pada semua lokasi. Menurut Ahok, sapaan Basuki, jika alasan PLN agar tidak ada warga yang kesetrum, harusnya semua lokasi juga tak ada aliran listrik.Tindakan PLN itu dinilai Ahok sebagai diskriminatif. "Saya ketemu PLN, saya katakan jangan perlakukan saya seperti swasta, PLN itu punya negara, pemprov itu juga negara jadi semua negara," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/2).Ahok mengaku sebenarnya tak mau memperpanjang masalah ini. Tapi dia tak terima karena ulah PLN masyarakat jadi menuding pemprov tak siap hadapi banjir."Jadi kita jangan berantam. Tapi infonya ada 17 gardu yang berbeda, dan di Pluit Muara Karang kerendem dan Pluit Muara Baru belum kerendem," tambahnya."Anda merah putih kok, ada yang bisa nyogok bisa dijamin enggak mati listrik masak kita yang pemerintah gak bisa dijamin," sindirnya.

Seperti diketahui, akibat hujan kemarin dan pompa di Waduk Pluit mati, kawasan Jakarta Pusat kebanjiran.

Rekomendasi