4 Hari Operasi Lilin, 667 preman di Jakarta diringkus polisi

4 Hari Operasi Lilin, 667 preman di Jakarta diringkus polisi. Dari total 667, polisi hanya menahan 95 orang sebagai tersangka. Sedangkan, 570 orang diamankan untuk menjalani pembinaan, dan dua orang lainnya dipulangkan karena tidak terbukti bersalah.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
4 Hari Operasi Lilin, 667 preman di Jakarta diringkus polisi
Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggelar operasi premanisme jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. 667 preman diamankan polisi selama empat hari dari tanggal 7 hingga 10 Desember 2017 menggelar operasi."Dalam operasi premanisme tersebut kita menangkap 667 orang di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Mereka diketahui terlibat dalam 236 kasus. Ada kasus jambret, copet, parkir liar, pak ogah, dan lain-lain," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta saat dikonfirmasi, Senin (11/12).Dari total 667, polisi hanya menahan 95 orang sebagai tersangka. Sedangkan, 570 orang diamankan untuk menjalani pembinaan, dan dua orang lainnya dipulangkan karena tidak terbukti bersalah. "Kita ini bekerjasama dengan Dinas Sosial DKI Jakarta. Kegiatan ini akan dilaksanakan terus menerus," ujar Nico. Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, razia tersebut merupakan kegiatan rutin hingga pelaksanaan Operasi Lilin 2017 ini. Dia berharap seluruh masyarakat terlibat aktif dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif. "Kegiatan ini berharap untuk kegiatan akhir tahun nanti tidak ada gangguan," kata Argo.

Rekomendasi