Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membantah terkait rumor empat warga DKI Jakarta yang dikabarkan terpapar virus Covid-19 varian Omicron dari Afrika.
Melansir YouTube Fokus Indosiar (10/12), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti mengatakan, informasi tersebut tidaklah benar.
Menurutnya, tidak ada pernyataan yang ia keluarkan soal masuknya varian Omicron di wilayah Kabupaten Bekasi maupun DKI Jakarta.
Advertisement
©2021 YouTube Fokus Indosiar/ Merdeka.com
Menurut Sri, para awak media telah salah persepsi dengan pernyataan yang belakangan diketahui muncul dari situs Pemkab Bekasi tersebut.
"Terkait dengan pemberitaan yang mengatakan adanya empat warga DKI Jakarta terkonfirmasi virus Omicron, saya sampaikan saat ini bahwa berita itu tidak benar, sekali lagi saya minta maaf soal ini" kata dia dalam keterangan video
Atas klarifikasi tersebut, dapat dipastikan saat ini tidak ada temuan kasus varian baru virus Corona B.1.1.529 atau dikenal Omicron itu.
Advertisement
Sri mengatakan, kekeliruan berasal dari tim newsroom dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bekasi. Diketahui, humas salah mengutip saat rapat soal varian Omicron bersama para camat. Bahkan sejumlah media massa sempat memberitakan informasi tersebut hingga tersebar.
Atas kejadian itu, Pemkab Bekasi kemudian menarik informasinya dari situs webnya karena terjadi kekeliruan informasi.
“Kemarin saya coba menjelaskan berita yang tentang dugaan warga Kabupaten Bekasi. Bahwa yang positif tersebut bukan warga Kabupaten Bekasi, bukan juga yang positif Omicron, itu warga Jakarta dan kejadiannya sudah lama tanggal 23 November sudah selesai karantinanya di Wisma Atlet Jakarta. Dan juga bukan Omicron,” kata dia
Advertisement
Menanggapi ramainya pemberitaan tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria langsung melakukan pengecekan bersama tim dari Dinas Kesehatan. Ia turut memastikan akan meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan, guna mencegah masuknya virus berbahaya tadi.
"Informasi ini memang penting untuk disampaikan, sehingga jajaran terkait bisa merespon semuanya dengan baik" kata Riza.
Turut disampaikan, pembantahan terkait Omicron juga muncul dari kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan. Disebutkan, saat ini tidak ada bukti terdeteksinya varian baru Covid-19 sudah masuk ke Indonesia