Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Komunitas Peduli Ciliwung melakukan susur sungai sejauh 75 kilometer selama dua hari. Mereka menyusuri Sungai Ciliwung dari Sukaresmi Kota Bogor pada Selasa (10/11) sampai ke pintu air di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan pada Rabu (11/11).
Menurut Bima Arya, kegiatan yang diberi nama Ekspedisi Ciliwung tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya penyelamatan sungai yang membentang dari Bogor hingga Jakarta tersebut.
Selain itu dirinya juga ingin menekankan jika dalam mengurus Sungai Ciliwung, diperlukan kepedulian bersama dari dua daerah tersebut.
"Sungai Ciliwung ini mengalir dari Bogor ke Jakarta, sehingga persoalan Ciliwung bukan hanya menjadi urusan Bogor atau urusan Jakarta, tapi menjadi urusan bersama," kata Bima seperti dilansir dari Antara.
Advertisement
Bima Arya menjelaskan jika kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi bencana yang kerap terjadi di sungai Ciliwung. Langkah antisipasi tersebut dilakukan dengan memetakan titik-titik yang termasuk rawan bencana.
"Kami petakan semua titik-titik persoalan yang menjadi penyebab bencana longsor dan banjir, seperti timbunan sampah, bangunan yang melanggar garis sempadan sungai, limbah, dan sebagainya," kata Bima Arya.
Advertisement
Dalam keterangannya, Bima Arya juga menyebut jika kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meminta perhatian ke Presiden Joko Widodo agar lebih memperhatikan permasalahan di Sungai Ciliwung.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo sudah pernah mengkampanyekan Sungai Citarum dan pihaknya menginginkan agar presiden juga memberikan perhatian kepada Sungai Ciliwung.
Menurut Bima Arya, kondisi Ciliwung harus dijaga sehingga tidak ada tumpukan sampah, pencemaran, hingga bangunan liar yang dapat mengganggu aliran sungai dan menimbulkan bencana.
"Kami harapkan, perhatian itu bukan sebatas kebersihan tapi juga keselamatan. Jangan sampai ada tumpukan sampai di badan sungai, pencemaran, dan bangunan liar di tepi sungai. Karena yang rugi adalah semua daerah yang dilintasi, terutama Jakarta," katanya.
Advertisement
Selain itu kegiatan tersebut juga dilakukan untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November kemarin.
Di Hari Pahlawan tersebut, Bima Arya mengajak lebih banyak orang agar peduli dan sadar terhadap pentingnya ekologi dan fungsi Sungai Ciliwung.