Berhasil Rebut Celurit, Ini 4 Fakta Driver Ojol Perempuan yang Dibegal di Bekasi

Empat fakta driver ojol perempuan yang dibegal oleh dua orang di Bekasi. Korban rebut celurit hingga polisi akan lakukan patroli untuk buru pelaku.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Berhasil Rebut Celurit, Ini 4 Fakta Driver Ojol Perempuan yang Dibegal di Bekasi
Ojek online jadi korban begal di Bekasi. ©2020 tangkapan layar cctv

Baru-baru ini muncul sebuah rekaman cctv yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek online perempuan melawan dua orang begal. Kejadian tersebut terjadi di Perumahan Pondok Ungu Permai, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kejadian yang berlangsung pada Minggu (26/07) dini hari tersebut lantas mencuri perhatian warganet atas aksi heroic pengemudi tersebut.

Dalam video terlihat korban perempuan tersebut berani melawan dua orang pelaku hingga terjatuh. Selain itu korban tersebut berhasil merebut senjata tajam celurit dari tangan pembegal dan menyerang balik.

Dilansir dari laman ayobekasi, ketika kejadian perempuan berinisial DWM (32) tersebut sempat berteriak. Aksi tersebut mengundang perhatian para pemuda yang sedang berkumpul di sebuah bengkel dekat lokasi.

Seketika para pemuda langsung berteriak polisi, sembari melempar botol ke aspal untuk menakuti kawanan begal sehingga kabur.

“Saya teriak-teriak, terus anak-anak muda yang ada di bengkel langsung teriakin pelakunya (polisi tembak), sambil melempar pecahan botol ke pelaku” kata korban.

Seperti dilansir dari laman merdeka sebelumnya, Sekretaris Lurah Bahagia, Mawardi mengungkapkan jika perempuan tersebut saat kejadian sedang mengantarkan pesanan nasi goreng ke dekat lokasi kejadian. Ketika itu pukul 02.30 WIB, perempuan tadi langsung dibegal.

Di lokasi kejadian memang dikenal sepi dan rawan, sehingga banyak yang tidak berani untuk melintas terutama saat malam hari.

"Jadi itu ada ibu-ibu pengemudi ojek online mendapatkan orderan nasi goreng, ketika mengantar pesanan dibegal oleh dua orang membawa satu kendaraan," kata Sekretaris Lurah Bahagia, Mawardi ketika dihubungi pada Rabu (29/7).

Terkait kejadian tersebut, pihak Kepolisian Sektor Babelan, Kabupaten Bekasi, telah menerima informasi. Kompol Ramses Siagian, selaku Kapolsek Babelan mengungkapkan jika korban tidak melaporkan kejadian tersebut karena selamat.

Selain itu, DWN juga beralasan jika barang berharganya tidak ada yang hilang, sehingga ia tidak melakukan pelaporan.

“Kondisi korban sehat, karena merasa tidak apa-apa ibu tersebut tidak membuat laporan”. ujar Kompol Ramses.

Berkaca dari kejadian tersebut, pihaknya menjelaskan jika setelah kejadian tersebut Polsek Babelan akan melakukan kegiatan patroli pada malam hari. Langkah tersebut guna memburu pelaku pembegalan sang driver ojol.

Menurutnya saat ini aksi pembegalan driver ojol perempuan tersebut masih dalam tahap penyelidikan, dan akan segera ditindak lanjut.

“Kami akan patroli untuk mencari pelaku,” katanya, Kamis (30/07). 

Rekomendasi