Kota orang kembar Candido Godoi, benarkah hasil eksperimen Nazi?

Kota ini punya tingkat kelahiran anak kembar paling tinggi di negaranya. Benarkah fenomena ini hasil eksperimen Nazi?

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Kota orang kembar Candido Godoi, benarkah hasil eksperimen Nazi?
Kota kembar Candido Godoi. ©2015 Merdeka.com/Amusing Planet

Mungkin terdengar tak masuk akal, namun di dunia ini benar-benar ada wilayah yang dihuni orang-orang kembar. Salah satunya adalah kota Candido Godoi di Brasil.

Tingkat kelahiran kembar di kota ini sangat tinggi, yaitu sekitar 10 persen. Sementara tingkat kelahiran kembar di negara itu tak lebih dari 2 persen.

Menurut laporan situs Amusing Planet, fenomena ini sudah berlangsung sejak abad 20. Konon warga yang terlahir kembar di sana merupakan keturunan pendatang dari Polandia dan Jerman. Terutama daerah Hunsruck, Jerman yang juga memiliki tingkat kelahiran kembar di atas rata-rata.

Hal ini menimbulkan spekulasi mengenai rekayasa genetis oleh Joseph Mengele, ilmuwan Nazi yang terkenal dengan eksperimen brutalnya terhadap anak-anak kembar.

Photo credit

Mengele memang sempat melarikan diri ke Amerika Selatan setelah Nazi kalah. Namun teori tentang warisan eksperiman Mengele di Candido Godoi yang dikemukakan oleh sejarawan Jorge Camarasa ditolak oleh beberapa peneliti.

Photo credit

Photo credit

Menurut mereka, fenomena anak kembar di Candido Godoi sudah berlangsung jauh sebelum kedatangan Mengele ke Brasil. Mereka juga berpendapat kalau pertalian genetis yang disebabkan karena perkawinan sedarah penduduk Candido Godoi sebagai penyebab utama banyaknya anak kembar di kota itu.

Photo credit

Photo credit

Bagaimanapun kedua teori tersebut sama-sama belum memiliki bukti kuat. Mana yang lebih Anda percayai?

Rekomendasi