Saat anak-anak di rumah, biasanya bakal ada berbagai kehebohan seharian penuh. Entah itu barang pecah, tangisan, atau teriakan orang tua. Pasalnya anak-anak memang cenderung melakukan aktivitas yang berpotensi bahaya. Peringatan tidak selalu berhasil menjauhkan mereka dari kompor atau pisau dapur. Bagaimanapun juga mereka masih dalam usia yang sangat aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi.Lalu apa yang harus dilakukan para orang tua? Berikut ini beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindarkan anak-anak dari bahaya di rumah.Jauhkan deterjen, sabun, disinfektan, dan bahan kimia pembersih lainnya
Ilustrasi pembersih rumah tangga © www.hgtv.com
Semua bahan kimia pembersih rumah tangga yang berbahaya dan beracun sebaiknya dijauhkan dari jangkauan anak-anak. Letakkan di tempat tinggi atau tersembunyi dan kunci rapat-rapat.Jangan meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan di dekat air
Ilustrasi anak bermain di air © www.owletcare.com
Tempat penampungan air, bak mandi, atau bak karet berisi air bisa menimbulkan potensi bahaya bagi anak-anak jika tak diawasi. Mereka bisa saja mengalami kram dan tenggelam. Pastikan aktivitas bermain anak-anak di air tetap dalam pengawasan.Jauhkan tempat tidur dari benda berat dan berpotensi membekap
Advertisement
Ilustrasi tempat tidur bayi © www.kitchenkc.com
Pastikan mainan dan bantal jauh dari posisi yang membahayakan ketika bayi sedang tidur. Saat cuaca dingin, sebaiknya tidak perlu menambahkan selimut tebal yang bisa berpotensi membuat bayi terbekap. Kenakan pakaian yang lebih hangat dan nyaman.Amankan senjata tajam dari jangkauan anak-anak
Ilustrasi benda tajam © www.finedininglovers.com
Jauhkan pisau dapur, gunting, cutter, dan senjata tajam lainnya dari tempat yang mudah dijangkau anak-anak. Sebaiknya tempatkan peralatan seperti ini dalam satu wadah tersembunyi yang bisa dikunci, entah itu laci atau kotak perkakas.Jauhkan benda-benda kecil yang mudah ditelan
Ilustrasi kancing © www.lovesewingmag.co.uk
Balita umumnya memuaskan rasa ingin tahu mereka terhadap benda-benda kecil dengan memasukkannya ke dalam mulut. Ini bisa membuat mereka tersedak. Jauhkan makanan dan benda-benda berukuran kecil seperti permen, kacang, mainan, koin, dan pena dari jangkauan mereka.Hati-hati dengan hewan peliharaan
Advertisement
Ilustrasi hewan peliharaan dan anak ©2014 Merdeka.com/shutterstock/sabza
Anak-anak umumnya menyukai hewan peliharaan, begitu juga sebaliknya. Tetapi sebisa mungkin awasi interaksi mereka dengan hewan peliharaan, karena selalu ada kemungkinan binatang-binatang ini berubah agresif. Kadang anak kecil tidak menyadari kalau tindakan yang didasari rasa gemas membuat hewan merasa tidak nyaman dan menjadikan mereka agresif.
Amankan stop kontak dan soket
Ilustrasi soket dan stop kontak © www.demilked.com
Tutupi stop kontak dan soket yang letaknya mudah dijangkau anak dengan selotip atau lakban. USahakan agar selotip tidak mudah dilepaskan.Pelajari metode pertolongan pertama saat darurat
Ilustrasi pertolongan pertama untuk anak © www.cprtheeasyway.com
Walaupun kita sudah melakukan berbagai tindakan pencegahan, selalu ada kemungkinan terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Jadi sebaiknya bersiap-siap untuk menghadapi situasi seperti ini. Pengetahuan tentang CPR atau pertolongan pertama pada tersedak bisa sangat berguna untuk menghindarkan anak dari kondisi yang lebih buruk. Siapkan juga nomor-nomor yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat.
Advertisement