Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyerukan upaya perdamaian di Timur Tengah. Melalui pernyataan dari Gedung Putih, Trump memperingatkan Israel agar tidak membangun pemukiman sepihak yang merusak di tanah Palestina. Demikian diungkapkan oleh pejabat senior pemerintah."Sebagaimana telah dinyatakan dengan jelas oleh Presiden Trump, dia sangat tertarik untuk mencapai kesepakatan yang akan mengakhiri konflik kedua negara tersebut. Saat ini dia juga sedang menjajaki cara terbaik guna memajukan tujuan tersebut," kata pejabat itu, seperti dilansir dari laman the Jerusalem Post, Jumat (3/2)."Kami juga mendesak semua pihak untuk menahan diri dari mengambil tindakan sepihak yang bisa melemahkan kemampuan kita untuk membuat kemajuan, termasuk membangun pemukiman itu," tambahnya.Dengan turunnya peringatan tersebut, maka ini menjadi kali pertama Trump menyatakan komitmennya dalam mengusulkan solusi dua negara bagi konflik Israel dan Palestina.Rencananya, Trump akan membuka proses perdamaian tersebut dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Gedung Putih pada 15 Februari mendatang."Keinginan AS untuk mencapai perdamaian antara Israel dan Palestina tetap tidak berubah selama 50 tahun," kata juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer.Sebelumnya, Israel secara resmi mengumumkan akan mendirikan wilayah permukiman baru di Tepi Barat. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.Netanyahu mengaku memenuhi komitmennya bagi penduduk di Amona, dan memerintahkan pembentukan panitia untuk mencari lokasi yang tepat di mana warganya bisa membangun kembali rumahnya.
Trump kepada Israel: Setop bangun pemukiman ilegal di Palestina
Trump kepada Israel: Setop bangun pemukiman ilegal di Palestina. Ini menjadi kali pertama Trump menyatakan komitmennya dalam mengusulkan solusi dua negara bagi konflik Israel dan Palestina. Rencananya, Trump akan membuka proses perdamaian tersebut dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Baca Juga
Iran Kembali Menutup Selat Hormuz
Rekomendasi