Pria Turki diduga pelaku bom Bangkok, ditangkap polisi Thailand
Merdeka.com - Kepolisian Thailand menangkap pria berusia muda di Distrik Nong Chok, Ibu Kota Bangkok, Sabtu (29/8) pukul 14.00 waktu setempat. Lelaki bernama Adem Karadag itu diduga kuat terlibat aksi peledakan bom di Kuil Erawan yang menewaskan 20 orang dan melukai 125 lainnya pekan lalu.
Juru bicara polisi, Prawut Thavornsiri mengatakan dari temuan sementara, ada komponen yang bisa digunakan dalam rangkaian bahan peledak di lokasi penggerebekan. Selain itu, wajah tersangka mirip seperti temuan dari kamera CCTV. Puluhan paspor juga dimiliki tersangka.
"Tersangka (sosoknya) mirip seperti yang kami cari. Kami menemukan banyak bahan yang bisa digunakan untuk membuat bom," ujarnya seperti dilansir Channel News Asia.

Dalam operasi penangkapan ini, Kepolisian Thailand mengerahkan 100 polisi dan tentara untuk menggerebek apartemen tersangka.
Tersangka adalah warga negara Turki. Penangkapan ini mengarah pada keterlibatan jaringan Uighur dalam ledakan tempo hari. Sebelumnya, Polisi Thailand ragu bila aksi di sentra bisnis itu dilakukan orang asing.

Perkembangan kasus ini menunjukkan Adem, seandainya benar terlibat, tidak beroperasi sendirian. Polisi Negeri Gajah Putih memperkirakan ada 9 orang lain yang ikut serta dalam operasi peledakana bom di Kuil Erawan.
Media Thailand mulai berspekulasi mengenai motif peledakan bom itu. Diduga, jaringan ini membalas dendam pada sikap pemerintah Thailand yang mendeportasi 109 imigran Uighur pada Juli lalu ke China. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya