Pasukan Pertahanan Israel menyatakan satu nelayan Palestina tewas ditembak pasukan Angkatan Laut Israel, Minggu (25/2). Saat itu, korban sedang berlayar dan melewati batas zona penangkapan ikan yang sudah disahkan, di sebelah utara Jalur Gaza.
Menurut juru bicara tentara Israel atau IDF (Israel Defense Forces), kapal yang korban naiki membawa tiga orang. Namun mereka tidak menghiraukan teriakan dari militer Israel, dan militer Israel melepaskan tembakan. Dua orang ditahan untuk diinterogasi.
Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan belum mendapat laporan tentang korban jiwa atau penerimaan korban ke rumah sakit di Jalur Gaza.
Menurut Serikat Nelayan Gaza, tiga orang yang berada di kapal tersebut yaitu Mahmoud Adel Abu Riala (18), Ismail Salah Abu Riala (18), dan Ahed Hassan Abu Ali (26), seperti dilansir dari laman Haaretz, Minggu (25/2).
Pimpinan Serikat Nelayan Gaza mengetahui bahwa kapal nelayan tersebut ditangkap oleh Israel militer, tapi dia tidak tahu dimana para nelayan itu ditahan.
"Kami yakin bahwa nelayan yang terluka adalah yang pergi ke laut untuk mencari nafkah, dan tidak ada yang lain." kata dia.
Menurutnya, tentara Israel selalu membuat cerita, seperti tentang menyeberangi keluar dari zona penangkapan ikan.