Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Militer Sri Lanka Tangkap 100 Orang Diduga Terlibat Serangan Bom Bunuh Diri ke Gereja

Militer Sri Lanka Tangkap 100 Orang Diduga Terlibat Serangan Bom Bunuh Diri ke Gereja Serangan bom di Sri Lanka. ©REUTERS/Athit Perawongmetha

Merdeka.com - Militer Sri Lanka menangkap hampir 100 tersangka selama empat hari dalam operasi pencarian sisa-sisa kelompok ekstremis yang diduga terlibat serangan bom bunuh diri ke gereja dan hotel yang menewaskan 258 orang pada Minggu Paskah lalu.

Sekitar 3.000 personel militer dikerahkan di sekitar ibu kota serta kota-kota penting lainnya untuk penjagaan dan pencarian yang dimulai pada Kamis lalu, kata seorang pejabat militer Sri Lanka.

Dalam tiga hari pertama, pasukan keamanan menahan 87 tersangka dan mereka diserahkan ke polisi untuk penyelidikan lebih lanjut, tambahnya.

"Jumlah orang yang ditahan mungkin sekitar 100 sekarang," kata seorang pejabat keamanan.

Petugas menahan banyak tersangka setelah menemukan barang bukti yang berkaitan dengan tindak terorisme.

Beberapa orang juga ditahan bersamaan dengan penemuan video dan materi propaganda dari kelompok ekstremis lokal, Jamaah Thowheeth Nasional (NTJ).

Kelompok ekstremis itu juga telah mengklaim perannya dalam serangan tersebut.

Tak hanya pedesaan, beberapa bagian wilayah di ibukota Sri Lanka juga menjadi sasaran dalam operasi pencarian.

Penggerebekan serupa dilakukan di Provinsi Barat Laut, utara Kolombo, tempat kerusuhan anti-Muslim bulan ini yang menewaskan seorang pria dan menyebabkan ratusan toko, rumah, dan masjid milik Muslim dihancurkan.

Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena pada Rabu minggu lalu telah memperpanjang masa keadaan darurat selama 30 hari yang diberlakukan setelah pemboman bunuh diri.

Sirisena mengatakan langkah itu untuk menjaga "keamanan publik", lantaran negara itu masih berada di ujung tanduk setelah serangan Paskah.

Umat Kristen berjumlah 7,6 persen dan muslim 10 persen dari mayoritas penduduk Sri Lanka yang mayoritas beragama Buddha.

Reporter: Teddy Tri Setipo Berty

Sumber: Liputan6.com

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP