Seorang anak meninggal setelah seorang pria diduga sengaja menabrakkan mobil SUV-nya ke parade Natal di Waukesha, Wisconsin, AS, sehingga total korban tewas menjadi enam orang, menurut kantor kejaksaan pada Selasa.
Anak tersebut adalah satu dari 16 anak-anak yang dilarikan ke RS Anak Wisconsin, menurut keterangan resmi rumah sakit.
“Dengan simpati dan kesedihan mendalam, RS Anak Wisconsin menyampaikan bahwa pada Selasa, seorang anak yang dirawat di RS Anak Wisconsin meninggal dunia akibat luka yang dialaminya dalam parade Waukesha,” jelas pernyataan tersebut, dikutip dari CNN, Rabu (24/11).
Disebutkan juga bahwa keluarga anak tersebut meminta privasi mereka dihormati.
“Mereka tidak ingin dikontak media untuk saat ini,” lanjut rilis tersebut.
Dua anak yang dirawat bisa dibawa pulang pada Senin. Jumlah anak yang masih dirawat 13 orang, di mana enam anak dalam kondisi kritis, tiga anak kondisinya lumayan baik, dan empat telah membaik.
Kabar kematian korban keenam ini muncul ketika Darrell E. Brooks (39) secara resmi didakwa pada Selasa dengan lima tuduhan pembunuhan disengaja tingkat pertama, menurut Kantor Kejaksaan Distrik Waukesha. Jaksa mengatakan mereka akan mempertimbangkan tuduhan pembunuhan keenam, karena kematian anak ini.
Brooks muncul pertama kali di pengadilan pada Selasa untuk menghadapi dakwaan. Hakim menetapkan jaminannya sebesar USD 5 juta. Brooks ditangkap pada Minggu setelah polisi mengatakan dia meluncur ke parade Natal Waukesha Minggu.
Seiring dengan enam kematian, total 62 korban luka. Sedikitnya 18 anak-anak juga termasuk dalam korban luka.
Jika terbukti bersalah, Brooks terancam hukuman penjara seumur hidup untuk lima dakwaan. Sementara itu, polisi mengatakan mereka tidak percaya tragedi itu adalah tindakan terorisme. Polisi menyampaikan motif Brooks menabrakkan mobilnya ke arah peserta parade belum jelas.