Bom bunuh diri dekat TPS saat Pemilu di Pakistan, 30 orang tewas

Bom bunuh diri dekat TPS saat Pemilu di Pakistan, 30 orang tewas. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini setelah di bulan yang sama juga melakukan serangan serupa hingga menewaskan hingga 153 orang.

Ira Astiana
Oleh Ira Astiana - Reporter
Bom bunuh diri dekat TPS saat Pemilu di Pakistan, 30 orang tewas
bom saat hari pemilu di Quetta Pakistan. ©REUTERS/Naseer Ahmed

Sedikitnya 30 orang tewas dan 35 lainnya terluka setelah bom bunuh diri meledak di sebuah TPS saat berlangsungnya pemilihan umum di Pakistan. Insiden ini terjadi di kota barat daya Quetta, provinsi Balochistan.

"Pelaku berusaha memasuki tempat pemungutan suara. Namun polisi mencegahnya dan dia pun langsung meledakkan diri," kata pejabat pemerintah, Hashim Ghilzai, dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (25/7).

Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini setelah di bulan yang sama juga melakukan serangan serupa hingga menewaskan hingga 153 orang.

Akibat serangan ini, Pakistan mengerahkan 370.000 personel tentara dan 450.000 polisi untuk mengamankan jalannya pemilu.

Sebagaimana diketahui, hampir 106 juta rakyat Pakistan terlibat dalam pemilihan parlemen hari ini. Namun, pemungutan suara kali ini disebut-sebut sebagai 'pemilihan kotor' karena ada tuduhan kecurangan sejak pra-jajak pendapat yang menguntungkan salah satu kandidat, Imran Khan.

Partai Khan mendapatkan keunggulan 30-27 persen lawan PML-N, sementara pada yang lain partai Sharif unggul 26-25 persen dari Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) yang mengusung Khan

Selain itu, musim kampanye juga dirusak oleh ekspansi partai-partai keagamaan ekstremis.

Rekomendasi