Ahli geologi sebut tempat uji coba nuklir Korut sudah runtuh
Merdeka.com - Sebuah studi dari ahli geologi China menunjukkan bahwa situs uji coba senjata nuklir Korea Utara telah runtuh. Hal itu disebabkan terlalu seringnya terkena tekanan ledakan.
Runtuhnya situs tersebut membuat tempat itu tidak aman lagi untuk digunakan sebagai tempat uji coba senjata nuklir. Selain itu, tempat itu juga memerlukan pemantauan yang intens karena ada kekhawatiran akan bocornya radiasi.
Para ahli dari Universitas Sains dan Teknologi China memaparkan hasil penelitian dalam sebuah makalah diunggah ke situs resmi universitas. Mereka adalah Tian Dongdong, Yao Jiawen dan Wen Lianxing.
Dalam laporan mereka tertulis bahwa sebab terparah hancurnya situs itu diyakini akibat uji coba nuklir Korut pada September lalu. Nuklir yang meledak menghantarkan sejumlah energi panas hingga membuat situs di timur laut Korut itu tidak stabil.
"Makalah ini melaporkan penemuan tentang runtuhnya situs uji coba senjata nuklir di Mantapsan, Korea Utara. Selain runtuh, tempat ini juga perlu dipantau terus menerus akibat adanya kebocoran bahan radioaktif yang mungkin disebabkan oleh keruntuhan," tulis para peneliti, dikutip dari laman Time, Kamis (26/4).
Kehancuran situs uji coba ini dikaitkan kembali dengan pernyataan Pemimpin Korut Kim Jong-un yang menegaskan bahwa negaranya akan menghentikan segala program nuklir yang sebelumnya selalu menjadi kebanggaan mereka.
"Korea Utara sudah tidak perlu lagi melakukan uji coba nuklir atau uji coba rudal balistik antarbenua karena telah menyelesaikan tujuan untuk mengembangkan senjata nuklir," kata Pemimpin Korut Kim Jong-un mengutip laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
"Selain itu, tempat uji coba senjata nuklir juga akan dibongkar agar penghentian uji coba ini transparan di mata dunia," tambahnya setelah sesi rapat pleno dengan Komite Sentral Partai Buruh.
Kemungkinan besar penghentian peluncuran senjata nuklir Korut disebabkan oleh tidak tersedianya tempat untuk melakukan uji coba. Penelitian dari para ahli geologi ini sendiri telah ditelaah oleh rekan sejawat dan diterima untuk diterbitkan di jurnal Makalah Penelitian Geofisika.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya