Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres Ma'ruf Amin Sarankan Ovo Bantu Perekonomian UMKM dan Syariah

Wapres Ma'ruf Amin Sarankan Ovo Bantu Perekonomian UMKM dan Syariah CEO OVO Karaniya Dharmasaputra. ©2019 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin bertemu dengan Co Founder dan CEO OVO Karaniya Dharmasaputra di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (5/12). Dalam pertemuan tersebut, Ma'ruf meminta kepada OVO agar membantu perekonomian masyarakat atau UMKM khususnya ekonomi syariah.

"Pertama bagaimana perusahaan dan teknologi pembayaran elektronik seperti OVO itu bisa membantu seperti seputar UKM dan ekonomi kerakyatan dan juga untuk mendorong perekonomian umat, khususnya ekonomi syariah," kata Karaniya usai bertemu Ma'ruf Amin di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Kamis (5/12).

Dia menjelaskan, misalnya OVO mengembangkan pertumbuhan reksa dana syariah dan sukuk. Kemudian industri reksa dana itu dalam 4 tahun tumbuh mencapai 600 persen.

"Padahal sebelumnya tumbuh kecil sekali. Itu karena didorong oleh adanya pemanfaatan dari teknologi," ungkap Karaniya.

Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah

ekonomi syariah rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyampaikan, pentingnya untuk pengembangan potensi ekonomi syariah untuk berkontribusi kepada perekonomian di Indonesia.

"Potensi ekonomi baru yang akan dikembangkan saat ini agar mampu berkontribusi terhadap perekonomian nasional adalah ekonomi syariah," kata Wapres Ma'aruf saat membuka Rapimnas Kadin 2019 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (29/11).

Dia juga menerangkan, peran ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia masih jauh dibandingkan dengan keuangan konvensional. Karena, dalam market share perbankan syariah baru mencapai 5,95 persen, dan keuangan syariah baru mencapai 8,29 persen.

"Pemerintahan Jokowi-Amin akan memimpin langsung upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS)," imbuhnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP