Wapres Ma'ruf Amin: Porsi Biaya Kesehatan dan Penyelamatan Ekonomi Diperbesar

Rabu, 18 Maret 2020 19:23 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Wapres Ma'ruf Amin: Porsi Biaya Kesehatan dan Penyelamatan Ekonomi Diperbesar Maruf Amin. ©2019 dok.Setwapres RI

Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengklaim sudah mengantisipasi dampak pandemi virus corona (covid-19) di Indonesia. Salah satunya yaitu dua program dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) 2020 yang diutamakan.

"Dua hal yang jadi program APBN kita sekarang, pertama itu menjaga kesehatan masyarakat, biaya untuk kesehatan ini diperbesar, kedua yaitu menjaga ekonomi masyarakat supaya masyarakat bisa tetap hidup," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (18/3).

Hal tersebut bertujuan agar perusahaan-perusahaan tidak gulung tikar. Sebab itu, pemerintah menurut Ma'ruf berusaha membuat kebijakan agar perekonomian di Indonesia tidak menurun.

"Diberikan kepada mereka ya orang-orang miskin juga, bahkan ditingkatkan dalam menghadapi situasi ini. kemudian kemudahan-kemudahan yang diberikan kepada berbagai perusahaan," jelas Ma'ruf Amin.

1 dari 1 halaman

Relokasi Anggaran

rev1

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen penanggulangan wabah virus corona.Dia memperkirakan akan menambah kapasitas fiskal senilai Rp5 triliun hingga Rp10 triliun untuk penanganan virus corona. Hal tersebut datang dari realokasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L).

"Menteri Keuangan sudah mengeluarkan SE No 6/2020 yaitu memberikan pedoman bagaimana melakukan perubahan kegiatan dan realokasi kegiatan untuk percepatan penanggulangan covid-19. Mereka (K/L) bisa melakukan realokasi anggaran untuk hal-hal yang sangat penting," kata kata Sri Mulyani dalam keterangan pers APBN Kita edisi Maret 2020 melalui video conference, Rabu (18/3).

Melalui SE No 6/2020,kata Sri Mulyani, proses realokasi anggaran akan dipermudah.Sebelumnya,proses tersebut membutuhkan waktu lima hari dan harus tatap muka. Sekarang dipercepat menjadi dua hari dan bisa diproses secara online.

"Akan ada Rp5 triliun - Rp10 triliun yang bisa direalokasi untuk penanganan covid-19," kata Sri Mulyani. [idr]

Baca juga:
AHY jadi Ketua Umum, Wapres Maruf Apresiasi Partai Demokrat Lakukan Regenerasi
Pemerintah Siapkan Wisma Atlet untuk Alternatif Ruang Isolasi Pasien Corona
Ma'ruf Amin Ikut Ratas Telekonferensi dari Kantor Wapres
Wapres Ma'ruf Amin Batasi Agenda Pertemuan dan Kunjungan ke Daerah
Wapres Ma'ruf Amin Sudah Tes Virus Corona, Hasilnya Negatif
Menghadap Wapres Ma'ruf, Sri Mulyani Beberkan Program Kerja IAEI 4 Tahun ke Depan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini