Wapres Ma'ruf Amin: Porsi Biaya Kesehatan dan Penyelamatan Ekonomi Diperbesar
Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengklaim sudah mengantisipasi dampak pandemi virus corona (covid-19) di Indonesia. Salah satunya yaitu dua program dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) 2020 yang diutamakan.
"Dua hal yang jadi program APBN kita sekarang, pertama itu menjaga kesehatan masyarakat, biaya untuk kesehatan ini diperbesar, kedua yaitu menjaga ekonomi masyarakat supaya masyarakat bisa tetap hidup," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (18/3).
Hal tersebut bertujuan agar perusahaan-perusahaan tidak gulung tikar. Sebab itu, pemerintah menurut Ma'ruf berusaha membuat kebijakan agar perekonomian di Indonesia tidak menurun.
"Diberikan kepada mereka ya orang-orang miskin juga, bahkan ditingkatkan dalam menghadapi situasi ini. kemudian kemudahan-kemudahan yang diberikan kepada berbagai perusahaan," jelas Ma'ruf Amin.
Relokasi Anggaran
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen penanggulangan wabah virus corona.Dia memperkirakan akan menambah kapasitas fiskal senilai Rp5 triliun hingga Rp10 triliun untuk penanganan virus corona. Hal tersebut datang dari realokasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L).
"Menteri Keuangan sudah mengeluarkan SE No 6/2020 yaitu memberikan pedoman bagaimana melakukan perubahan kegiatan dan realokasi kegiatan untuk percepatan penanggulangan covid-19. Mereka (K/L) bisa melakukan realokasi anggaran untuk hal-hal yang sangat penting," kata kata Sri Mulyani dalam keterangan pers APBN Kita edisi Maret 2020 melalui video conference, Rabu (18/3).
Melalui SE No 6/2020,kata Sri Mulyani, proses realokasi anggaran akan dipermudah.Sebelumnya,proses tersebut membutuhkan waktu lima hari dan harus tatap muka. Sekarang dipercepat menjadi dua hari dan bisa diproses secara online.
"Akan ada Rp5 triliun - Rp10 triliun yang bisa direalokasi untuk penanganan covid-19," kata Sri Mulyani.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya