Turut beri manfaat, impor diharap tak buat alergi masyarakat
Merdeka.com - Sekretaris jenderal Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Erwin Taufan, meminta masyarakat tidak alergi pada importir. Kegiatan impor, menurutnya, juga salah satu penyumbang penerimaan negara.
"Tapi kita lakukan kepentingan bangsa ini. Yang menjadi perhatian karena kita mengeluarkan devisa impor," ujarnya di Hotel Sari Pasifik, Jakarta, Jumat (13/10).
Demi kemajuan importir, pemerintah diminta mengajak pelaku usaha saat pembuatan kebijakan dan regulasi. Sebab, beberapa regulasi yang dikeluarkan tidak mudah dipahami oleh para pengusaha.
"Beberapa regulasi tersebut jangan menambah permasalahan di kami. Padahal, maksud aturan tersebut demi untuk keberpihakan pada para pelaku (usaha)," kata Erwin.
Maka dari itu, dia meminta intensitas sosialisasi bisa ditingkatkan. "Karena nantinya aturan tersebut bagian yang akan kita laksanakan," tandasnya.
Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Hubungan Laut Kementerian Luar Negeri, Bay M Hasani, mengatakan GINSI menjadi salah satu mitra penting bagi Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Perhubungan Laut dalam menunjang atau mendukung kelancaran arus barang di pelabuhan dan tentunya sebagai mitra kerja yang penting dalam menyusun kebijakan tarif.
"Kami juga selalu aktif berdiskusi tentang bagaimana tata pelabuhan yang baik dan benar baik. Bagaimana supaya dwelling time (waktu bongkar muat barang) itu menurun yang selama ini katakanlah 5,7 (hari) sekarang jadi 3 (hari)," kata Bay.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya