Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tingkatkan kualitas layanan pelabuhan, Pelindo III gandeng 11 BUMN

Tingkatkan kualitas layanan pelabuhan, Pelindo III gandeng 11 BUMN Pelindo III bersinergi dengan 9 BUMN. ©2017 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menandatangani Memorandum of Collaboration (MoC) dengan sembilan badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang industri strategis, telekomunikasi dan transportasi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk sinergi BUMN dalam upaya meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhan di Indonesia.

CEO Pelindo III, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, mengatakan pihaknya melihat adanya urgensi untuk meningkatkan kerjasama dengan kesembilan BUMN tersebut untuk meningkatkan layanan kepelabuhan yang dikelola perusahaannya.

"Dalam berbagai kesempatan Presiden Joko Widodo juga menekankan agar semua pihak termasuk operator pelabuhan dapat meningkatkan performa logistik di Indonesia agar lebih efisien dan murah harganya," ungkapnya di Kantor Perwakilan Pelindo III, Parama Tamansari Office Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat Hari ini (19/12).

Kesebelas BUMN tersebut adalah PT Dok Perkapalan Surabaya, PT Pindad (Persero), PT INTI (Persero), PT LEN (Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia Tbk (Persero), PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero), PT Telkom Indonesia Tbk (Persero), PT Wijaya Karya (Wika), PT Wika Gedung, dan PT PAL (Persero).

Dia mengatakan, kerja sama yang dilakukan oleh Pelindo III dengan BUMN-BUMN tersebut di antaranya penyediaan fasilitas kapal tunda baru dengan teknologi modern (Unattended Machinery Space) dengan Dok Perkapalan Surabaya, PT PAL maupun PT Biro Klasifikasi Indonesia. Kemudian dengan PT Pindad dalam penyediaan mesin dek kapal (deck machinery) serta peralatan berat.

Di bidang operasi bongkar muat, Pelindo III menggandeng BUMN yang bergerak di bidang Information and Communication Technology seperti LEN dan INTI untuk menciptakan teknologi otomasi terhadap alat angkut horizontal dan mengintegrasikannya dengan alat angkat vertikal.

"Pemanfaatan teknologi tinggi pada peraIatan bongkar muat masih memerlukan komponen-komponen yang didatangkan dari luar negeri. Padahal, potensi BUMN kita saat ini sudah berkembang sangat pesat dan mampu menjawab kebutuhan Pelindo III," kata Ari.

Selain itu, Pelindo III juga menjalin kerja sama dengan tiga BUMN Iain yaitu Garuda Indonesia untuk pembangunan Enterprise Service Bus (middleware) bagi pertukaran data aplikasi inti perusahaan. Sedangkan dengan Telkom untuk membangun dan meningkatkan pusat pemulihan bencana (disaster recovery center) di Data Center pelabuhan Semarang dan menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) untuk pembayaran gaji karyawan.

"Di era disrupsi, Pelindo III secara konsisten mengimplementasikan Artificial Intelligence (AI) dan lnternet of Things (loT) guna percepatan dan etisiensi proses bisnis," jeIas dia.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP