Tingkatkan infrastruktur, Menhub bakal bangun trem di Surabaya
Merdeka.com - Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan mempercepat pembangunan trem guna meningkatkan pembangunan infrastruktur transportasi di Surabaya. Salah satunya dengan memulai pembangunan trem sepanjang 4 km dari Joyoboyo ke Tanjungan dalam waktu dua tahun.
"Kita mencari suatu quick win yang bisa dilaksanakan dengan baik. Diskusi kita tadi, yaitu memulai pembangunan trem dari Joyoboyo ke kurang lebih ke Tunjungan berjarak kurang lebih 4 km. Kita akan mulai dua tahun ini, mudah-mudahan bisa selesai," ungkapnya melalui keterangan resmi, Sabtu (31/12).
Menurutnya, jika langkah ini bisa terwujud, trem bisa digunakan untuk angkutan sehari-hari, sekaligus dapat menjadi daya tarik bagi turis dalam negeri maupun mancanegara. Untuk menarik masyarakat menggunakan trem, Pemerintah Kota Surabaya juga akan membangun gedung park and ride 5 lantai di Joyoboyo.
"Ini bisa menjadi percontohan. Akan menjadi satu-satunya trem yang ada di Indonesia yang bisa menjadi ikon Surabaya. Ini akan menarik, baik untuk angkutan ekonomi maupun turis. Ini bisa menjadikan Surabaya sebagai destinasi turis yang menarik," imbuhnya.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono mengatakan rencana reaktivasi trem tersebut merupakan rencana yang sudah lama, namun terkendala pembiayaan.
Ia mengatakan pemerintah juga sudah memiliki detail engineering design (DED) trem. Nilai reaktivasi trem tersebut, lanjut Prasetyo, secara keseluruhan yaitu sepanjang 17 km, membutuhkan biaya sebesar Rp 3 Triliun.
"Terkait dengan pembiayaan reaktivasi trem tersebut, dia mengatakan saat ini beberapa investor sudah menawarkan pinjaman seperti dari Bank Dunia atau Jerman," jelas Prasetyo.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya